Film Budget Kecil Untung Besar? Ini Contekan Wajibnya!

Tutorial – HAHO Media. Bukan ‘anak jaman now’ namanya kalo gak kreatif dan produktif. Apalagi dengan derasnya konten video yang diunggah di berbagai media dan kemudahan fasilitas digital yang tersedia, kayaknya kok gampang ya bikin film sendiri? Ini contekan wajib buat kamu dari HAHO yang pengen bikin film budget kecil dengan untung besar.

Penentuan crew dalam film budget kecil

Selain alat yang mumpuni, crew yang tepat adalah kunci kesuksesan sebuah produksi film budget kecil. Hal ini terbukti dari banyaknya penonton yang percaya bahwa sebuah film akan memiliki kualitas bagus kalau dibesut oleh sutradara handal atau pun diproduksi oleh rumah produksi yang sudah terkenal. Karena itu, crew list adalah daftar pertama yang perlu kamu buat untuk menentukan peran-peran apa saja yang dibutuhkan untuk produksi film pertama kamu. Coba lihat skema di bawah ini yang menunjukkan siapa aja yang kamu butuhkan dengan budget yang kamu punya.

 

Crew sebagai kunci kesuksesan sebuah film dapat memangkas budget film. Berikut contekannya (budget dalam USD)

 

Crew list yang kamu buat harus mencakup beberapa peran inti tentunya. Misalnya untuk crew inti (selain produser, sutradara dan penulis) dengan budget sangat kecil, kamu membutuhkan Director of Photography, Assistant Camera, Production Manager/Assistant, Make-up (merangkap Costume), Sound Recordist, Production Design, Gaffer, Stills, Publicist, Runner/Driver, dan Catering. Sedangkan Editor juga kamu butuhkan untuk kebutuhan post production untuk menyelesaikan film kamu.

Semakin besar budget, maka kebutuhan terhadap crew biasanya juga bertambah, seiring dengan bertambahnya tanggung jawab dan pekerjaan yang perlu dilakukan. Penambahan crew ini bisa kamu lihat di dalam skema gambar di atas. Bertambahnya crew biasanya akan berpengaruh pada efisiensi produksi agar berjalan lancar dan hasil yang lebih profesional dalam waktu yang lebih lambat.

 

Pilihan crew yang baik menentukan kualitas film budget kecil

 

Yang perlu kamu ingat adalah profesionalisme tidak menentukan film yang kamu hasilkan menjadi lebih bagus, karena skrip film yang bagus menentukan segalanya. Semakin bagus sebuah skrip film, maka kualitas film yang bagus lebih dapat dijamin walau diproduksi dengan budget yang rendah. Sedangkan budget yang lebih besar akan mempengaruhi distribusi dan promosi yang lebih baik.

Selain dari penentuan crew dalam film budget kecil, yang perlu kamu siapkan adalah surat kontrak untuk crew yang terlibat dalam produksi film kamu. Kontrak ini tentunya berguna untuk melindungi hak dan kewajiban masing-masing pihak.

Orang yang tepat untuk peran yang tepat

Sebagai jajaran paling tinggi yang juga merupakan crew inti; produser, sutradara dan penulis berperan sebagai pemegang keputusan dalam pemilihan crew dalam produksi film berbudget rendah. Seringkali crew yang berpengalaman tidak menentukan kualitasnya sebagai crew terbaik, namun nyatanya orang-orang yang memiliki semangat tinggi, berdedikasi, dan mampu memberikan energi positif lebih baik dibandingkan mereka yang berbakat, memiliki pengalaman namun ragu untuk membuat film dan menghabiskan waktunya untuk mengeluh.

 

Menentukan crew

Mencari dan memilih crew adalah pekerjaan yang gampang-gampang susah. Biasanya kamu tidak akan menemukan kesulitan dalam memilih cameraman, runner, musician, editor dan lainnya. Namun kesulitan biasanya ditemukan saat mencari peran yang lebih spesifik yang harus memiliki skill dan pengalaman yang cukup, misalnya gaffer, sound recordist, dan lainnya.  Tapi jangan kuatir, karena kamu bisa mencari semua talent tersebut di HAHO dengan mudah.

Selain skill, yang selalu jadi faktor penentu dalam membuat film budget kecil adalah mereka yang memiliki semangat kerja tim, pekerja keras, dapat berkomunikasi dengan baik, optimis, dan tidak melakukannya demi uang semata.

Timing, timing, timing!

Pencarian crew memang cukup memakan waktu, terutama mencari mereka dengan skill yang unik. Tapi hal ini bisa kamu akali dengan merekrut satu persatu sesuai kebutuhan. Misalnya, awal produksi biasanya dimulai oleh Production Manager/Assistant dan peran lainnya bekerja di bagian akhir produksi seperti editor bisa kamu rekrut kemudian.

 

Penentuan schedule yang baik dan manusiawi akan memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan timeline ketat tanpa toleransi

 

Pengaturan timeline produksi yang baik memegang peran krusial karena bila kamu menyediakan waktu yang sangat sedikit, hal ini dapat menyebabkan stress pada crew yang akhirnya juga berakibat pada hasil buruk. Jangan membuat crew kamu terlalu lelah dengan deadline yang terlalu ketat. Hindari syuting lebih dari 12 jam sehari atau enam hari dalam seminggu. Ingatlah bahwa setiap crew memiliki kehidupan pribadinya dengan tanggung jawabnya masing-masing. Sediakan jeda waktu antara syuting yang cukup sehingga kamu dapat menghindari selesai syuting jam 12 malam dan mulai lagi jam 6 paginya. Ingatlah bahwa bukan crew yang membutuhkan produksi, namun produksilah yang membutuhkan crew.

 

Harus bayar berapa?

Tidak ada budget yang pasti. Tapi yang musti kamu ingat bahwa kalau crew tidak bisa hadir di produksi karena kekurangan uang, maka produksi film pun tidak akan berjalan. Ini adalah salah satu alasan mengapa produksi cenderung meng-hire orang-orang muda seperti pelajar yang belum memiliki beban keuangan terlalu besar, untuk mengurangi kekuatiran penentuan honor yang terlalu rendah.

Chris Jones, seorang filmaker asal Australia mengutarakan pengalamannya dalam membuat film budget kecil, “Dalam film budget kecil, intinya semua orang memroduksi film secara ‘gratis’, yang harus kamu bayarkan adalah sedikit uang untuk menghidupi mereka, dengan bonus pengalaman dan kesempatan untuk terlibat dalam sebuah produksi film yang bagus”.

 

Kesempatan emas

Satu-satunya penawaran tertinggi yang bisa kamu tawarkan kepada crew adalah peluang untuk terlibat dalam sebuah produksi film. Misalnya, tawarkan peran Director of Photography kepada seorang Camera Operator, atau beri kesempatan seorang Sound Assistant untuk menjadi seorang Sound Recordist. Dengan kesempatan berkarir ini, jumlah honor akan menjadi nomor kesekian karena kesempatan memperbaiki portfolio adalah prioritas utama mereka. Sedangkan yang harus kamu pertahankan adalah kondisi profesional dalam produksi, caranya dengan memperlakukan setiap crew sebagai ‘investor’ produksi film tersebut.

Memang menggunakan crew yang sama dari produksi sebelumnya akan lebih mudah dibandingkan harus mencari crew baru. Namun dengan metode yang kamu gunakan di atas, jarang ada orang yang membutuhkan ‘kesempatan emas’-nya dua kali.

 

Leader, bukan penguasa

 

Jadilah leader yang menginspirasi dan bukan diktator yang ditakuti crew

 

Ya, kamu adalah kepala produksi. Ingatlah untuk terus membakar semangat crew dengan memberi inspirasi tanpa batas, mengapresiasi setiap kerja keras mereka, bertoleransi dalam kesalahan yang murni dan setiap saat bersikap tenang, tidak temperamental.

Jika kamu memutuskan untuk bersikap seperti diktator, cepat atau lambat kamu akan ditinggalkan oleh crew, karena tak ada orang yang ingin bekerja dalam kondisi overworked, dengan atmosfir kerja yang membosankan, demi mendapatkan gaji yang tak seberapa, apalagi tanpa apresiasi. Kalau kamu memang tidak memiliki karakter seorang leader, ada baiknya kamu melatih dirimu untuk tidak menjadi diktator sebelum produksi dimulai.

Setiap orang pasti melakukan kesalahan. Jangan menghukum mereka dalam setiap kesalahan yang ada, tapi yang harus kamu lakukan adalah menjaga agar kesalahan itu tidak berulang.

 

Meeting produksi itu penting

Sangat penting lho, untuk meluangkan beberapa menit setiap harinya di akhir produksi untuk meeting. Hal ini berguna untuk memberi setiap update proses produksi yang tengah berjalan dan mempersiapkan untuk syuting berikutnya. Saat meeting juga tepat digunakan untuk memberikan apresiasi atas performa crew yang baik.

 

Kesalahan produser: antara ada dan tiada

Seorang produser yang ‘smart‘ selalu menyempatkan dirinya untuk berada di lokasi syuting setiap saat, terutama untuk memberikan semangat kepada crew yang memiliki peran paling kecil. Hal-hal kecil seperti menyediakan teh untuk runner yang stress bisa membuktikan bahwa kamu adalah leader yang baik, karena dapat menghargai sekecil-kecilnya pekerjaan yang dilakukan oleh setiap crew.

 

Menjadi produser dalam produksi ber-budget kecil harus pintar-pintar dalam mendamaikan suasana dan membuat suasana kerja menjadi nyaman.

 

Jika ada perselisihan, ya itu wajar aja…karena yang kamu hadapi adalah orang-orang luar biasa yang melakukan pekerjaan luar biasa. Ajak mereka keluar dan mengeluarkan uneg-uneg, dengarkan keluhannya, dan berikan solusi. Setelah tenang, ajak mereka masuk lagi ke dalam produksi dan lanjutkan proyek filmmu.

***

Ya, sebuah produksi film budget kecil bisa menghasilkan karya luar biasa, asalkan kamu sebagai penggagas dan pemegang ujung tombak bisa melakukan manajemen manusia dengan cara yang tepat dan manusiawi.

Udah dapat bayangan gimana memulainya? Yuk, pilih skrip film yang bagus, tentukan crew yang tepat dengan alat yang memadai, dan mulailah produksi masterpiece kamu sekarang juga. Tentunya, bisa kamu mulai dari satu wadah yang memudahkan itu semua: HAHO.CO.ID

bikin filmfilmfilm budget kecilmakeup artistprodusershort filmshort movie
Comments (0)
Add Comment