Jangan Lakukan 5 Hal Ini Jika Ingin Survive di YouTube!

Peraturan monetization YouTube yang baru ini sempat ramai diperbincangkan oleh banyak orang yang aktif di YouTube, terlebih untuk para Vloggers.

Peraturan ini disayangkan oleh banyak pihak, apalagi orang-orang yang hidup dari program monetization. Namun, mau tidak mau mereka harus menerima peraturan monetization YouTube tersebut.

Peraturan monetization YouTube yang baru memicu kemarahan dari para vlogger

Berawal dari laporan yang dikeluarkan oleh Wall Street Journal (WSJ) mengenai iklan milik perusahaan besar yang muncul di video yang kontennya kurang menyenangkan. Hal inilah yang pada akhirnya memicu munculnya peraturan monetization YouTube yang baru.

Lalu efek dominonya adalah beberapa perusahaan besar menarik iklannya dari YouTube. Video yang dianggap menyebar kebencian, bersifat rasisme, kritikan negatif, hingga unsur seksualitas bisa mendapatkan dana dari konten iklan-iklan di YouTube.

YouTube pun memberikan informasi melalui blog resmi mereka yang berjudul “Introducing Expanded YouTube Partner Program Safeguards to Protect Creators” yang menjelaskan peraturan baru tersebut.

Tapi jangan sedih hati, HAHO punya guidelines bagi kamu yang tetap bisa hidup dari peraturan monetization YouTube yang baru!

Peraturan Monetization YouTube Terbaru

Berikut hal-hal yang sebaiknya tidak kamu lakukan untuk konten video kamu!

  1. Membuat konten yang bersifat vulgar

    Sebenarnya peraturan ini sudah lama diberlakukan. Namun seiring berjalannya waktu, makin banyak user yang mengunggah konten tersebut. Sebaiknya hindarilah konten-konten yang terdapat unsur pornografi, sexual humor, dan yang bersifat vulgar. Lebih bermanfaat menyebarkan hal-hal positif, bukan?

  2. Mengunggah video yang bersifat kontroversial dan isu sensitif

    Kontroversial yang dimaksud adalah ketika kamu mengunggah video yang berkaitan dengan perang, konflik politik, bencana alam, dan tragedi. Hal ini disebabkan konten video tersebut memungkinkan untuk memicu konflik lainnya. Hal ini didasari bahwa YouTube dapat diakses oleh semua orang di seluruh dunia, maka dari itu isu-isu yang bersifat kontroversial dan sensitif baiknya dihindari.


    Baca juga : Tips Youtube Viral: Ini Dia Caranya!


  3. Video yang mempromosikan sponsor dari pihak ketiga

    Ketika kamu mengunggah video yang berisi promo dari sponsor pihak ketiga di YouTube, maka channel kamu tidak akan mendapatkan kesempatan untuk masuk ke dalam program monetization. Bahkan YouTube akan menghapus konten video kamu. Hal ini dikhawatirkan akan memicu konflik dan dianggap melanggar kebijakan pemasangan iklan di YouTube. Namun, hal ini masih bisa diatasi untuk video endorsement dengan melakukan pemberitahuan dahulu ke pihak YouTube. Lebih lengkapnya kamu bisa cek di sini!

  4. Menggunakan thumbnail yang tidak sesuai dengan isi konten

    Thumbnail menjadi senjata utama untuk menarik orang untuk melihat video kamu. Namun, belakangan ini judul dan gambar thumbnail tersebut tidak sesuai. Bahkan ada juga yang memanfaatkan gambar-gambar yang bersifat vulgar. Hal ini pun menjadi perhatian yang serius oleh pihak YouTube. Simple ya? Tapi kenyataannya hal inilah yang merupakan dari bagian advertiser-friendly content.

  5. Penggunaan bahasa yang kasar dan tidak pantas

    Penggunaan bahasa-bahasa yang vulgar, negatif, mengandung unsur pelecehan dan yang dinilai tidak pantas juga sebaiknya dihindari. Kamu boleh saja kesal dan melakukan kritik terhadap sesuatu, namun hindari penggunaan bahasa yang tidak pantas.

  6. Mengunggah video milik orang lain

    Hal ini menjadi pertimbangan yang serius, mengingat si kreator video yang asli justru mengalami kerugian. Dikarenakan uang tersebut justru diterima oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Banyak channel YouTube yang mengunggah video namun tidak memiliki izin dari si kreator. Maka dari itu YouTube akan terus mengawasi unggahan video kamu.

Jika telah melalui syarat utama dari peraturan 10.000 views, maka YouTube akan kembali meninjau channel kamu. Setelah video kamu tidak mengandung keenam unsur di atas, maka YouTube akan membukakan pintu menuju YouTube Partner Program (YPP)!

Dikutip dari YouTube Creator Blog, bahwa segala bentuk iklan akan dipasang untuk monetization video YouTube kamu. Hal ini juga menjadi suatu reward bagi mereka yang menaati peraturan baru YouTube.

Jadi, sebenarnya ini bukanlah halangan, selama video kamu kreatif, inovatif, dan positif serta tidak melanggar peraturan. Memang sih perlu usaha ekstra untuk menambah views. Bisa dengan cara update di social media, short teaser di Instagram, atau bahkan kamu juga bisa share linknya di profil HAHO.CO.ID kamu.

Effort won’t betray you! #DoGeneration


Baca juga:

7 Hal Penting untuk Menjadi YouTube Gamer

akun youtubecontentkonten videomonetizationmonetization youtubeperaturan youtubethumbnail youtubetips youtubevideovideo contentVideo YouTubeyoutubeyoutube 101
Comments (1)
Add Comment