Merajai Box Office Tanah Air, Ini Dia Lima Film Terlaris 2017!

Tidak dapat dipungkiri, beberapa tahun belakangan industri film di Indonesia sedang mengalami tren positif. Film-film tanah air sekarang berhasil menjadi “macan” di negeri sendiri, hal ini dikarenakan banyaknya karya yang dihasilkan oleh sineas-sineas Indonesia yang mulai bervariasi, juga diiringi dengan meningkatnya antusiasme dan animo dari penikmat film tanah air. Berikut adalah ulasan tentang film terlaris 2017 di Indonesia!

Tahun 2017 bisa dibilang sebagai puncak dari tren positif industri film di Indonesia. Mari ambil contoh dari 15 film Indonesia yang tayang di tahun ini, salah satu film yang memiliki peringkat terbawah dalam urusan data penonton saja memiliki jumlah penonton di atas 600.000 orang! Sebuah angka yang fantastis! Apakah ini sebuah pertanda terhadap peningkatan kualitas dan kuantitas film Indonesia? Tentu sebagai penikmat film berharap, IYA! Nah biar gak makin penasaran, HAHO akan berikan 5 film terlaris 2017 alias box office movie di Indonesia berdasarkan data yang dihimpun oleh http://filmindonesia.or.id/

Mari kita mulai dari urutan ke lima hingga pertama!

5. Surga Yang Tak Di Rindukan 2

Salah satu adegan Arini (Laudya Cynthia Bella) dan Pras (Fedi Nuril) dalam SYTD2

Film karya Hanung Bramantyo ini merupakan sekuel dari film sebelumnya yang diangkat dari novel karya Asma Nadia. Film dengan genre drama tentang cinta memang masih menjadi konsumsi utama orang Indonesia, terlebih film pertamanya pun lebih dahulu meraih kesuksesan, sehingga wajar jika banyak yang menantikan kelanjutan dari film ini. Meraih jumlah penonton sebanyak 1.637.472 dengan pendapatan Rp. 60,5 M, menjadikan sekuel ini berhasil melampaui film pertamanya! Luar Biasa!

4. Jailangkung

(Aktor muda Jefri Nichol dan Amanda Rawless dalam film Jailangkung)

Berdasarkan data dari IMDB, film ini hanya mendapatkan rating 3.3, sebuah rating yang cukup rendah jika dibandingkan dengan antusiasme penonton terhadap film ini. Dari sisi konsep pun, film ini tak lebih hanya sekedar reuni atau nostalgia dari duet Rizal Mantovani dan Jose Poernomo. Karena 16 tahun yang lalu mereka sukses besar menghadirkan sebuah kengerian dan mimpi buruk dalam film Jelangkung (2001), yang bisa dibilang sebagai salah satu film horor Indonesia terbaik yang pernah ada saat itu! Maka dari itu kita gak akan membahas lebih jauh lagi tentang film Jailangkung (2017), karena nyatanya film ini pun sangat laris di pasaran! Berhasil menarik minat sebanyak 2.550.271 penonton dengan total pendapatan Rp. 94,3 M, lagi-lagi menjadi sebuah angka yang luar biasa bukan?

3. Danur: I Can See Ghost

(Sosok Shareefa Daanish sebagai ‘mbak Asih’ di film Danur: I Can See Ghost)

Diangkat dari buku dan juga pengalaman pribadi seorang Risa Saraswati, film ini menceritakan tentang awal mula pertemuan dan interaksi Risa kecil dengan makhluk-makhluk gaib. Menjadi tokoh antagonis di film ini, karakter, kharisma, dan aura dari Shareefa Daanish diharapkan mampu memberikan teror kengerian bagi penonton, walaupun pada kenyataannya banyak dari penonton yang kecewa setelah menonton film ini, tentunya dengan beragam alasan. Cukup lama bertahan di posisi pertama film terlaris Indonesia tahun 2017, sebelum akhirnya tergeser secara natural dengan film-film yang akan dibahas setelah ini. Secara total, Danur: I Can See Ghost menarik minat penonton sebanyak 2.736.157 orang, dengan total pendapatan sebesar Rp. 101,2 M! Sebuah angka yang sangat fantastis di wilayah horor Indonesia!

2. Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 2

(Abimana Aryasatya sebagai Dono, Tora Sudiro sebagai Indro, bersama Hannah Al Rashid sebagai Sophia)

Ada sebuah dedikasi dan penghormatan dari seorang Anggy Umbara sebagai sutradara film ini, yang mengajak kembali penggemar film Indonesia dari berbagai generasi untuk bernostalgi bersama supergrup komedi WARKOP DKI, yang kini hanya menyisakan Indro Warkop sebagai personel aslinya. Membawa kita kepada nostalgia akan gimik, slapstik, celetukan, dan jargon-jargon khas Dono, Kasino, Indro yang legendaris, terbukti antusiasme sejak film pertama dan sekuelnya ini selalu tinggi. Film pertama Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 saja berhasil meraih predikat film terlaris 2016 dengan jumlah penonton mencapai 6.858.616 orang, yang artinya mendapatkan pendapatan sebesar Rp. 240 M! Gila! Sebuah angka dan rekor yang fantastis di tahun 2016. Meski tak sefantastis edisi pertamanya, namun Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 2 berhasil menduduki peringkat kedua sebagai film terlaris Indonesia tahun 2017. Dengan jumlah penonton sebanyak 4.083.190 orang, dan pendapatan sebesar Rp. 151 M. Lagi-lagi angka yang sangat wow! “Jangkrik Boss!”

1. Pengabdi Setan

(Ayu Laksmi, sosok ‘ibu’ yang penuh teror namun ikonik di film ini!)

Sampai juga kita ke jawara di tahun ini! Yes, Pengabdi Setan, salah satu film terbaik dari segi kualitas dan kuantitas, dan film horor terbaik yang berhasil memecahkan rekor sebagai film horor Indonesia terlaris sepanjang masa! Bisa dibilang ini adalah proses dari perjalanan karir sang sutradara, Joko Anwar. Mungkin tak banyak yang tahu bahwa Joko Anwar bisa dibilang cukup rajin membuat film-film dengan genre horor-thriller, jauh sebelum Pengabdi Setan. Sebut saja Dead Time: Kala (2007), Fiksi (2008) –sebagai penulis cerita-, Pintu Terlarang (2009), dan Modus Anomali (2012). Judul-judul tersebut belum termasuk beberapa film horor pendeknya! Sebuah proses memang tidak pernah mengkhianati hasil ya #DoGeneration, terbukti Pengabdi Setan memang digarap dengan sangat serius, matang, dan penuh perencanaan pada setiap detilnya. Hasilnya adalah sebuah suguhan horor yang sesuai dan tepat pada tempatnya! Ini adalah sebuah contoh film re-make yang bisa lebih sukses dari film aslinya. Meski ceritanya ditulis ulang oleh Joko Anwar, tapi esensi dari film klasiknya masih tetap terasa. Dengan jumlah penonton sebanyak 4.206.103 orang, dan total pendapatan sebesar Rp. 155,6 M ini adalah film terlaris 2017 di Indonesia! Selamat untuk Pengabdi Setan! “Ibu, (jangan) datang lagi ya, takut! hiiiiiii”.

 


Baca juga:

Film Budget Kecil Untung Besar? Ini Contekan Wajibnya!

Aditya Patu Komara: