5 Film Adaptasi Novel yang Sukses di Layar Lebar, Nomor 3 Paling Heboh!

test

EditorialHAHO Media. Fenomena film adaptasi novel menjadi suatu karya yang berkualitas di dunia entertainment. Banyak novel best seller yang akhirnya dijadikan film. Bukan menjadi suatu rahasia lagi bahwa hal ini memberikan keuntungan bagi penulis maupun pembuat film. Film adaptasi novel pun juga biasanya ditunggu-tunggu karena orang-orang penasaran dengan cerita versi filmnya.

Hal ini memacu para penulis dalam membuat ide maupun konsep yang serta alur cerita yang kuat. Inilah yang menjadi bukti kualitas tulisan mereka.

Di Indonesia sendiri film adaptasi novel sudah ada sejak tahun 1920an. Sebut saja seperti “Setangan Berlomoer Darah” (1928), “De Roos Van Tjikembang” (1931), “Nyai Dasima” (1929), dan “Si Tjonat” (1929) dari novel dengan judul yang sama.

Berikut ini 7 film sukses di Indonesia yang diadaptasi dari novel!

 

Filosofi Kopi

Film Adaptasi Novel Filosofi Kopi
Film Adaptasi Novel Filosofi Kopi

 

Dewi “Dee” Lestari adalah dalang dibalik kesuksesan film Filosofi Kopi. Film yang menceritakan 2 karakter utama bernama Ben (Chicco Jerikho) dan Jody (Rio Dewanto) ini sukses di pasaran.  Film ini juga ditayangkan dalam festival film seperti Tokyo International Film Festival dan Taipei Golden Horse Film Festival. Film ini juga memenangkan penghargaan dalam kategori Penulis Skenario Adaptasi Terbaik dan Penyunting Gambar Terbaik FFI 2015.

 

Supernova

Film Adaptasi Novel Supernova
Film Adaptasi Novel Supernova

 

Terkenal dengan ceritanya yang begitu kompleks serta penggunaan kata-kata yang cukup berat, Dewi “Dee” Lestari kembali memberikan kualitas tulisannya dengan novel berjudul “Supernova”. Film yang bertema roman dan sains ini cukup rumit dengan latar belakang cinta segitiga. Meskipun begitu sajian film Supernova dibuat lebih kompromis dibandingkan dengan novelnya. Film Supernova meraih penonton hingga 166.354 orang.

 

5 cm

Film Adaptasi Novel Supernova 5cm
Film Adaptasi Novel 5cm

 

Film yang dirilis pada tahun 2012 ini disutradarai oleh Rizal Mantovani. Novel karya Donny Dhirgantoro ini berhasil menarik penonton sebanyak 2,3 juta orang untuk menonton dan meraih pendapatan hingga Rp 72 miliar. Bahkan film ini sempat membuat anak muda “demam” dengan pendakian Semeru.

 

Ayat-ayat Cinta

Film Adaptasi Novel Ayat-ayat Cinta
Film Adaptasi Novel Ayat-ayat Cinta


Film garapan Hanung Bramantyo ini sukses dengan meraih pendapatan hingga Rp 107 miliar dari 3,5 juta penonton. Film ini dirilis pada tahun 2008 dari karya novel Habiburrahman El Shirazy yang mengangkat cerita tentang pria muslim yang dihadapkan dengan tuduhan hukum serta isu poligami.

 

99 Cahaya di Langit Eropa

Film Adaptasi Novel 99 Cahaya di Langit Eropa
Film Adaptasi Novel 99 Cahaya di Langit Eropa

 

Film ini berasal dari novel karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra. Disutradarai oleh Guntur Soeharjanto merupakan film Indonesia terlaris sepanjang tahun 2013. Film ini menceritakan tentang pengalaman seorang jurnalis asal Indonesia. Bagaimana mereka beradaptasi, bertemu dengan berbagai sahabat hingga akhirnya menuntun mereka kepada jejak-jejak agama Islam di benua Eropa.

***

Novel-novel yang diangkat ke layar lebar bukanlah sembarang novel yang dipilih, hanyalah tulisan yang berkualitas yang mampu membuat film memiliki cerita dengan alur yang baik.

 

You might also like