Ingin Berakting di Panggung Teater? Pelajari 7 Teknik Ini!

Apakah kamu suka berakting di atas panggung? Dibanding seni peran lainnya, jenis seni yang satu ini memerlukan teknik akting teater yang prima.

Di atas panggung, bahasa verbal dan semua gerak tubuh aktor teater berpengaruh dalam menyampaikan pesan ke penonton.

Nah, berikut 7 teknik akting teater yang HAHO rangkum untuk kamu!

Bermain peran itu mudah! Tapi, kamu butuh latihan keras untuk menguasai teknik akting teater yang baik. Hal ini dikarenakan kamu akan berhadapan langsung dengan para penonton. Jadi, kemampuan komunikasi serta olah tubuh itu penting.

Ada dua teknik akting teater yang harus kamu perhatikan: kemampuan bahasa verbal dan nonverbal. Scroll terus yuk untuk lebih lengkapnya!

Perhatikan teknik bicara

Teknik bicara adalah bagaimana kita berekspresi dan menyampaikan dialog. Apakah marah? Sedih? Bahagia? Semua ditentukan lewat bagaimana kamu berbicara. Jika kamu memainkan peran antagonis, maka kamu bisa mencoba berbicara dengan nada yang ketus dan terkesan tidak peduli. Nada bicara serta intonasi suara juga harus kamu kuasai, ya!

Kontrol nafasmu

Di dunia seni peran, pernapasan adalah hal yang sangat penting. Kamu harus bisa mengatur tarikan napas ketika melakukan dialog. Terengah-engah atau bahkan kehabisan napas ketika mengucapkan dialog panjang adalah hal yang harus dihindari seorang aktor.

HAHO - Pernapasan dalam teknik akting teater
Teknik pernapasan yang baik dapat memudahkan kamu dalam menyampaikan dialog yang panjang dan rumit. Sumber: Juilliard

Maka dari itu, kontrol paru-paru dan otot diagframa sangat penting. Caranya dengan berolahraga seperti lari, berenang, main basket, sepak bola, hingga yoga.  Jika sudah terlatih, seberapa rumit sebuah dialog dapat kamu lakukan dengan mudah!

Tunjukan ekspresi suara

Tokoh apa yang kamu perankan? Apakah seorang nenek tua? Atau seorang pengusaha kaya raya? Cara kamu mengatur tipe suaramu akan berpengaruh banyak terhadap seberapa meyakinkan kamu memerankan suatu tokoh. Di sini, ekspresi suara memainkan peran yang penting. Teknik akting teater melalui produksi audio ini akan menghasilkan gambaran tentang karakter peran yang kita mainkan.

Bagaimana melatih ekspresi suara? Lakukan observasi terhadap tokoh yang akan kamu perankan! Perhatikan bagaimana mereka berinteraksi dan bagaimana detil suara yang mereka hasilkan. Misalnya, seorang nenek tua akan merintih atau berbicara dengan nada lirih, atau bahkan terbatuk saat berbicara. Selamat mencoba!


Baca Juga: Serba-serbi Makeup Character dan Special Effect yang Perlu Kamu Tahu


Pelajari teknik infleksi

Sebagai aktor teater, kamu akan sering menemui dialog yang rumit. Artinya, bisa saja kamu harus menyanyi riang gembira, tapi di lain waktu menangis tersedu-sedu. Kadangkala semua itu berubah dalam hitungan detik saja, lho! Pertanyaannya: apakah kamu sanggup mengubah suaramu dalam sekejap mata?

HAHO - Infleksi dalam seni teknik akting teater
Tokoh dengan karakter yang unik dapat memaksamu untuk berganti karakter suara dengan cepat. Penguasaan teknik infleksi adalah salah satu cara agar mudah menghadapinya. Sumber: Jahbella

Nah, kamu perlu menguasai teknik infleksi. Infleksi adalah kemampuan pengubahan nada dan volume suara yang dilakukan secara cepat. Biasanya perubahan ini terjadi di tengah-tengah dialog atau bahkan di tengah kalimat. Fungsinya adalah untuk menunjukan tingkat ketegangan, suasana, atau juga karakter seseorang.

Cara untuk melatih teknik ini adalah dengan menguasai cara berbicara di nada yang rendah maupun tinggi. Jika sudah ahli, teknik infleksi dijamin mudah kamu lakukan.

Kuasai diksi

Seorang pemain teater harus bisa memilih kata dan menyampaikannya dengan artikulasi nada yang jelas. Kamu tidak mau ‘kan kalimat dialog yang keren jadi sia-sia hanya karena kamu terbata-bata saat mengucapnya? Kuasai teknik akting teater yang satu ini ya!

Perhatikan gestur

Saat berada di atas panggung, semua gerakan harus diperhatikan. Mulai dari gerakan kepala, bahu, lengan, tangan, kaki, bahkan juga jari-jari tangan. Tujuannya untuk menyampaikan pesan dan memberikan makna pada sebuah cerita.

HAHO - gestur tubuh dalam teknik akting teater
Seni teater memerlukan gestur tubuh yang kaya. Masing-masing gestur memberikan arti penting terhadap jalan cerita. Sumber: London Theatre Direct

Penggunaan teknik akting teater yang satu ini juga digunakan sebagai bentuk penekanan dialog. Misalnya, anggukan kepala yang memberi kesan setuju, sedangkan tangan yang dilipat menunjukan si tokoh sedang merasa ragu.

Ekspresi wajah itu penting!

Ekspresi wajah memiliki peran penting untuk menunjukkan suasana hati, perasaan, hingga kepribadian tokoh yang kamu perankan. Jika ingin ekspresi wajahmu terlihat luwes, banyak hal yang bisa kamu latih. Gerakan bibir, ekspresi mata, hingga bagaimana kamu memainkan alis akan membantu kamu menyampaikan ekspresi melalui olah gerak wajah.

***

Nah, sudah paham ‘kan teknik akting teater apa saja yang bisa mulai kamu latih? Yuk gabung di HAHO.CO.ID dan bertemu dengan bakat-bakat hebat lainnya di dunia seni peran!


Baca Juga: Mengenal Pertunjukan Seni Teater Tradisional Indonesia


 

You might also like