Tips Bahagia Jadi Barista Amatir: Salah Itu Berkah

barista amatirGalau memulai karir jadi barista amatir? Jangan takut. Semua yang besar memulai dari yang terkecil.

Banyaknya coffee shop yang berdiri belakangan ini tentu saja membuat demand tenaga kerja barista meningkat. Mungkin kamu adalah salah satu orang yang tertarik untuk menekuni profesi ini. Setelah mengambil kelas untuk belajar, kemudian mendapatkan pekerjaan di sebuah coffee shop, bukan tak mungkin jika kamu masih canggung untuk menjalani dunia kopi sebagai barista amatir.

Setelah dibekali ilmu meracik kopi, tantangan berikutnya adalah: mampukah kamu bekerja di coffee shop dan menjadi barista profesional? Bagaimana caranya menghadapi kesalahan yang pasti akan kamu alami sebagai barista newbie? Stop! Gak usah mikir kepanjangan dulu. Jadi culinary artist selamanya adalah bekerja meracik cinta hingga menjadi karya yang dinikmati orang banyak.

Begitupun dengan barista, meramu kopi menjadi mudah dinikmati adalah tugas utama kamu yang pertama, dan HAHO akan kasih tips untuk kamu memulai karir sebagai barista amatir hingga jadi profesional. Udah siap? Yuk, simak!

barista amatir
Rileks dan jangan overthinking. Mulailah harimu dengan ketenangan dan tetap fokus pada tujuan.

Rileks, dong…

Hari pertama kerja pasti akan membuat kamu stress karena lupa resep yang baru dipelajari sehari sebelumnya. Apalagi kamu harus menyesuaikan ilmu kamu dengan brand coffee shop tempat kamu bekerja. Belum lagi kamu harus menyesuaikan kecepatan meracik kopi supaya pelanggan gak menunggu terlalu lama. Ditambah melihat barista senior yang sudah lihai dalam membuat secangkir kopi, pasti keringat dingin bercucuran. Waaahh!!!

Tenang aja, kamu gak sendirian! Rata-rata barista amatir memang pasti merasakan hal itu. Seiring berjalannya waktu kamu bakalan sadar kalo ternyata membuat kopi yang enak gak seribet itu kok. Santai saja. Hargai proses yang kamu jalani sekarang dan jangan lengah untuk tetap belajar tentunya. Karena semua yang profesional pasti dimulai dari amatir dulu, toh?

barista amatir
Seorang barista harus berkali-kali menemui kesalahan dalam racikan hingga ia menemukan racikan terbaik miliknya sendiri. Ingat, yang kamu racik adalah passion kamu sehingga bisa dinikmati oleh orang banyak.

Salah adalah berkah, karena kamu akan selalu belajar

Pasti kamu akan melakukan kesalahan, semua orang pasti melakukannya. Entah nyenggol susu sampai tumpah, salah menulis order dan sebagainya. Jadikan hal itu sebagai pengalaman untuk kamu, karena ada kemungkinan para senior kamu akan ngelirik sinis meskipun dulu pasti mereka juga melakukan kesalahan itu. Tapi hal yang terpenting adalah kamu harus belajar dari kesalahan itu dan menjadi lebih baik lagi untuk kedepannya. Dan kunci untuk menjadi barista profesional adalah, belajar dan terus belajar untuk menyempurnakan teknik meracik kopi. Jangan terkecoh, karena kesalahan yang kamu alami adalah berkah yang bisa kamu jadikan hikmah untuk terus belajar menjadi barista yang profesional.

Banyak yang bilang bahwa “beda barista, beda rasa”. Kebanyakan barista yang berhasil menemukan racikan “signature” miliknya sendiri adalah mereka yang terus memperbaiki kesalahan demi kesalahan yang mereka alami. So, just keep on going and never give up!

barista amatir
Semakin nyaman seseorang, maka ia akan ragu untuk pergi. Begitupun sebagai barista. Buatlah suasana nyaman dengan senyum manis dan secangkir kopi hangat di pagi hari.

Senyum, dong…

Ya, sesederhana itu. Selalu tersenyum kepada siapa saja meskipun suasana hati sedang tidak enak, karena hal inilah yang membedakan seorang profesional dan amatir. Selain membuat suasana kerja menjadi lebih nyaman, nyatanya banyak pelanggan kedai kopi yang terus kembali ke tempat yang sama karena mereka mendapatkan keramahan dan kenyamanan yang gak mereka dapatkan di kedai kopi lain.

Jadi, jangan remehkan kekuatan senyum dan sapaan hangat di pagi yang dingin plus secangkir kopi di tanganmu, karena seringkali hal itu yang menjadi seorang penikmat kopi sejati tetap setia untuk datang dan datang lagi.


Baca juga: Mau Jago Meracik Kopi? Belajar di 4 Sekolah Barista Ini!


 

barista amatir

Banyak pesanan yang bermacam-macam jangan membuat kamu hilang pegangan. Terus berkarya dan fokus hingga kamu bisa meminimalisir kesalahan.

Fokus!

Hari ini adalah minggu ketiga kamu bekerja, dan kamu sudah mulai terbiasa dengan pekerjaan ini. Tiba-tiba pada suatu pagi ada orderan untuk 10 minuman berbeda, dengan beragam kopi dan jenis susu yang harus di gunakan. Kepanikan pun muncul dan keringat mulai bercucuran. Ingat tips pertama, rileks dan cobalah untuk tetap fokus. Karena badai pasti berlalu.

Malu bertanya, sesat buat racikan…

Jangan pernah malu bertanya, tips sederhana yang sudah ada dari sebelum kamu lahir ke dunia ini. Meskipun wajah senior kamu seseram petarung tinju, jangan pernah malu untuk bertanya.

Lupa formula kopi signature di kedai kopi? Gak usah jiper, it happens to everyone! Kalo kamu memang pelupa, gak ada salahnya siapin cheat sheet yang bisa kamu bawa kemana-mana atau selipkan di apron kamu. Dan ada baiknya, setelah selesai jam kerjamu, mintalah izin kepada manager kedai kopi kamu untuk bisa berlatih meracik kopi sampai kamu fasih membuat kopi.

Selain itu kamu bisa stay di kedai kopi sebelum dan setelah shift kerja kamu untuk memperhatikan cara barista senior meracik kopi. Jangan pernah lelah belajar ya, as we all know that practice makes perfect!

***

Itu tadi tips-tips untuk barista amatir menjadi profesional dari HAHO. Semoga dengan tips tadi bisa membantu dan membangkitkan semangat kamu untuk menjadi seorang barista profesional. Selamat meracik kopi!

 


Baca di sini:

Culinary Art: Setiap Chef Adalah Artist!

 

You might also like