Teknik Balet Dasar yang Wajib Kamu Pelajari

Kaki yang jenjang ketika melompat, tangan yang mengayun dengan gemulai, dan gaun tari yang indah di atas panggung megah. Duh, siapa sih yang enggak ingin jadi balerina?

Menjadi balerina itu enggak mudah. Tapi tentu saja semua orang bisa mempelajari dan menguasainya! Lewat usaha keras dan latihan rutin, teknik-teknik balet pasti bisa kamu tampilkan!

Untuk menjadi seorang balerina yang keren, baca deh beberapa tips tentang teknik balet dasar yang sudah HAHO rangkum berikut ini. Let’s find it out, #DoGeneration!

Teknik berdiri

Teknik balet yang paling dasar adalah teknik berdiri. Eits jangan salah, teknik berdiri ini penting, lho. Well, semua gerakan teknik balet dari yang mudah sampai sulit bermula dari teknik berdiri. Apabila teknik dasar ini sudah kamu kuasai, pasti teknik-teknik lain tidak akan sulit kamu praktikkan.

HAHO - teknik balet berdiri
Teknik berdiri merupakan hal pertama yang harus dipelajari oleh seorang balerina. Sumber: Ballet for Adults

Bagaimana cara melakukan teknik ini? Pertama, bahu dan pinggang mesti lurus dalam satu garis. Dada yang tegap membusung pun mesti selalu kamu lakukan. Hal ini untuk menjaga postur seorang balerina agar selalu terlihat indah dan anggun. Terakhir, berat badan juga diseimbangkan lewat kuda-kuda kaki yang sedikit membentuk segitiga. Berdirilah yang benar dan menari pun menjadi lancar!

Teknik berputar

Dalam balet, banyak sekali gerakan memutar. Untuk teknik yang satu ini, persendian adalah bagian tubuh yang paling vital. Engkel kaki harus fleksibel dan kuat. Usahakan agar lutut selalu satu garis dengan tungkai dan kakimu, baik ketika berputar maupun ketika diam.

HAHO - teknik balet berputar
Persendian kaki mesti kamu latih agar kuat dalam melakukan teknik berputar. Sumber: Ooyala

Sebagai pemula, kamu wajib mengetahui seberapa kuat otot kakimu dalam berputar. Hal ini bisa kamu latih lewat memutar engkel, kaki dan tungkai ke kanan maupun ke kiri ketika menjejak lantai. Kamu bisa merasakan otot-otot mana saja yang bergerak dan seberapa jauh rentang putaran yang bisa kamu lakukan. Latih otot-otot tersebut secara rutin agar gerakan berputarmu semakin jago, ya!


Baca Juga: 5 Sekolah Dance di Jakarta? Intip 5 yang Terbaik, Yuk!


Teknik keseimbangan

Berjinjit, berputar, dan melompat adalah gerakan yang umum dilakukan pada tari balet. Agar tidak mudah terjatuh, teknik dasar keseimbangan wajib kamu kuasai dengan lancar. Lewat gerak tubuh yang seimbang, tubuhmu tidak akan mudah goyang yang berpotensi membuat gerakan yang salah.

Berlatih keseimbangan lewat teknik épaulement. Sumber: Pinterest

Nah, untuk teknik ini, ada istilah khusus yang disebut épaulement (dibaca ay-pohl-MAHN). Istilah yang berasal dari bahasa Prancis ini memiliki arti ‘shouldering’ atau gerakan bahu. Teknik épaulement memang mengkhususkan pola keseimbangan lewat pengaturan posisi bahu, kepala, dan leher. Teknik ini bisa dilatih dengan mempraktikan posisi croisé, ouvert dan effacé.

Teknik koordinasi

Nah, semua teknik dasar ini lantas dikombinasikan dengan teknik koordinasi yang baik. Bagian tubuh ketika mulai berdiri, berputar, hingga menjaga keseimbangan harus terjalin dengan harmonis sehingga kamu bisa melakukan gerakan balet dengan teknik yang benar. Koordinasi antar bagian tubuh juga penting agar menghindari diri dari risiko terjadinya cedera.

HAHO - teknik balet koordinasi
Untuk bisa memeragakan gerakan balet yang rumit, koordinasi antar bagian tubuh harus kamu kuasai terlebih dahulu. Sumber: Opera Ballet

***

Ternyata teknik balet secara dasar enggak susah dilakukan, kan? Lewat mempelajari teknik ini, kamu bisa memulai karier sebagai balerina lho. So, kuatkan niat dan jangan lupa berlatih ya, #DoGeneration!


Baca Juga: Seberapa Menjanjikan Pekerjaan Dancer di Indonesia?


You might also like