Mau Belajar Beatbox? Yuk Baca 3 Teknik Dasar Ini

Siapa yang suka dengerin musik hip hop? Kalau suka, kamu pasti sering dengar beatbox sebagai salah satu pengiring musiknya, kan?

Well, kamu penasaran enggak sih bagaimana cara mereka melakukan itu? Nge-beatbox itu enggak susah kok! Asal kamu tahu tekniknya, menjadi seorang beatboxer bisa kamu pelajari dengan mudah.

Nah, HAHO mau kasih 3 teknik dasar yang penting buat kamu-kamu, calon beatboxer keren! Disimak, ya!

Kamu sudah tahu ‘kan, beatbox adalah bentuk perkusi vokal yang dilakukan dengan meniru suara alat musik drum. Sebagai perkusi vokal, para beatboxer cukup menggunakan mulut, lidah, dan bibir untuk memproduksi suara yang unik.

Sebagai contoh, kamu mesti nonton video-video Pentatonix! Dalam grup acapella itu, ada sosok Kevin Olusola yang berperan menjadi seorang beatboxer. Di Indonesia sendiri, ada nama Billy Tamnge dan Laurentius Rando yang sudah malang-melintang tampil sebagai seorang beatboxer.

HAHO - Laurentius Rando, penggiat beatbox
Laurentius Rando, salah satu beatboxer Indonesia yang aktif di Jakarta Beatbox. Sumber: YouTube

Dari semua teknik beatbox, sebenarnya ada tiga teknik dasar yang bisa kamu pelajari dalam melakukan beatbox. Tiga teknik tersebut adalah dengan membunyikan suara kick drum, snare, sampai hi hat drum. Yuk kita simak, #DoGeneration!

‘Pukul’ kick drum dengan huruf ‘B’

Teknik paling dasar untuk beatboxing adalah dengan menirukan suara kick drum. Teknik ini dilakukan untuk menghasilkan suara bass yang tebal. Nah, cara paling mudah melakukannya adalah dengan mengucapkan huruf ‘B’. Eits, tapi jangan secara penuh ketika mengucapkannya, melainkan harus menahannya di ujung bibir kamu sehingga terdengar setengah tertahan. Teknik ini sukses apabila bibir kamu terasa bergetar sehingga menghasilkan suara ‘B’ yang tebal.


Baca Juga: Usung Budaya Jawa, Hip Hop Indonesia Sukses Mendunia


‘Ketuk’ snare lewat huruf ‘pff’

Snare adalah bagian penting pada alat musik drum. Ia berfungsi untuk membunyikan nada dasar atau disebut juga stacatto. Nah, sebagai seorang beatboxer, suara snare bisa kamu tirukan dengan membunyikan huruf ‘p’. Sama dengan huruf ‘B’, pelafalan ‘p’ juga dilakukan dengan menahan bibir kamu ketika mengucapkannya. Meski begitu, terkadang huruf ‘p’ berbunyi terlalu pelan. Untuk mengatasinya, kamu mesti menambahkan tekanan pada bibir sehingga bibir kamu bergetar. Jika muncul suara yang terdengar seperti ‘pfff’, maka kamu sudah menguasai teknik satu ini!

HAHO - Snare
Untuk membunyikan bunyi dasar pada beatbox, kamu mesti menirukan suara snare dengan tepat. Sumber: Dwdrums

Bunyikan hi hat dengan ‘tss’

Teknik dasar terakhir adalah membunyikan hi hat. Jika merujuk pada permainan drum, hi hat adalah bagian berupa dua piringan simbal yang saling berbenturan. Nah untuk menirukan bunyi ini, kamu cukup melafalkan ‘ts’ dengan sedikit mendesis. Caranya simpel kok, cukup tempelkan gigi lalu lekatkan ujung lidah kamu ketika mengucapkan huruf ‘t’. Lalu, lepaskan lidah sambil mengucapkan huruf ‘s’. Cara lain adalah dengan mengucapkan kata ‘tes’, namun dengan gigi yang tertutup rapat.

Setelah tahu tiga teknik dasar beatbox, apakah kamu tertarik mencobanya? Well, rajin-rajin berlatih agar bisa menjadi beatboxer yang jago, #DoGeneration! Kamu pun bisa daftar di HAHO.CO.ID untuk bertemu dengan penggiat di industri kreatif lainnya!


Baca Juga:

Rich Chigga, Rapper Indonesia yang Doyan Bikin Heboh

You might also like