Film Score Composer: Sang Peramu Emosi dalam Film

Dalam film, musik atau music scoring punya peran penting dalam menggambarkan sebuah suasana. Film horor banyak menggunakan scoring yang menegangkan, sementara film komedi kerap kali memakai musik yang jenaka. Semua itu dirancang oleh seorang film score composer!

Salah satu film score composer terkenal adalah Hans Zimmer. Maestro yang satu ini sudah membuat lebih dari 100 scoring musik untuk berbagai film. Beberapa di antaranya menuai sukses besar seperti Inception, Gladiator, Interstellar, sampai yang terbaru: Dunkirk.

Menjadi seorang film score composer keren seperti Hans Zimmer tentu butuh waktu yang panjang dan perjuangan yang kuat. Tapi kamu bisa memulainya dengan tahu lebih jauh soal pekerjaan mereka!

Bertugas merancang musik

Sesuai namanya, tugas seorang film score composer adalah membuat komposisi musik untuk sebuah film. Mereka bertugas membuat nada dan irama untuk menggambarkan suasana pada adegan-adegan tertentu. Lewat musik yang tepat, cerita dalam sebuah adegan akan semakin kuat.

Ingat adegan setiap kali Darth Vader masuk ke dalam ruangan di seri film Star Wars? John Williams, sang komposer, merancang musik berjudul ‘The Imperial March’ tersebut dengan nada mendentum lewat instrumen terompet dan trombon yang kental. Hasilnya, musik ini bisa menggambarkan bagaimana bad ass-nya sosok villain paling legendaris di dunia film itu.

“Jika sesuatu terjadi yang membuat saya tidak bisa lagi menulis musik, itu akan membunuh saya. Ini bukan lagi hanya pekerjaan, bukan pula sekadar hobi, tetapi alasan saya bangun di pagi hari,” – Hans Zimmerfilm music composer

Mulai terkenal di film Birth of a Nation

Sebelum teknologi untuk memunculkan suara ditemukan, semua film hanya menampilkan visual saja. Istilahnya: film bisu. Nah, periode ini berakhir ketika film The Assassination of the Duke of Guise muncul di tahun 1908. Film Prancis yang aslinya berjudul L’Assassinat du duc de Guise ini adalah salah satu film pertama yang menggunakan scoring musik, dengan Camille Saint-Saëns sebagai komposernya.

Namun demikian, scoring musik mulai melejit ketika film Birth of a Nation (1915) secara khusus menggunakannya di sepanjang film. Di film berdurasi lebih dari tiga jam itu, Joseph Carl Breil merancang musik untuk menggambarkan kehidupan bangsa Amerika di awal abad ke 19 tersebut. Seiring dengan berkembangnya zaman, kini scoring musik menjadi komponen penting dalam sebuah film.

Bukan kerja individu

Membuat music scoring adalah kerja tim. Biasanya, score ditulis oleh satu atau dua orang komposer. Mereka bekerja di bawah arahan seorang sutradara atau produser. Nah, setelah ditulis, komposisi musik tersebut kemudian dimainkan oleh musik ensemble dari para musisi dalam sebuah orkestra atau band. Selanjutnya, suara mereka direkam oleh seorang sound engineer yang kemudian disunting oleh music editor. So, terlihat kan bahwa kerja film score composer tak akan bisa berjalan tanpa kerja tim yang oke!


Baca Juga: 3 Sekolah Musik di Jakarta yang Bikin Kamu Jadi Musisi Beken


“Menulis musik itu seperti memahat patung: Anda bisa mengolah empat sampai lima nada dan mengkombinasikannya satu sama lain. Seperti ucapan seorang pemahat; di dalam batu ada sebuah patung, kita hanya perlu mencarinya,” – John Williamsfilm music composer

Punya dua cara bekerja

Untuk melakukan pekerjaannya, seorang komposer musik film bisa melakukan dua cara. Pertama, ia bisa mencari inspirasi dan melakukan brainstorming lewat membaca naskah film dan diskusi dengan sutradara untuk melakukan sketsa awal tentang tema dan ide musik. Hans Zimmer adalah orang yang sering melakukan cara ini.

HAHO - Film Score Composer John Williams
John Williams, film score composer untuk film Star Wars, kerap menonton gambar mentah untuk mendapatkan ide musik. Sumber: Your Classical

Namun, cara lain adalah dengan menonton gambar yang masih dalam proses penyuntingan awal. Lewat metode ini, sang komposer musik akan mendapat ide lewat materi visual film tersebut. Cara yang kerap dianggap sebagai cara paling mendasar dalam music scoring inilah yang digunakan oleh John Williams.

“Saya katakan kepada murid saya bahwa sukses itu kombinasi dari kerja keras, perilaku yang baik, dan keberuntungan. Keberuntungan didapat ketika berada di tempat dan waktu yang tepat. Semakin keras dan baik Anda bekerja, semakin beruntunglah Anda.’” – Daniel Carlin, Direktur University of Southern California untuk program Scoring for Motion Pictures and Television

Punya jalan karier yang panjang

Seorang film score composer punya jalan karier yang panjang. Perjalanan karier Hans Zimmer dimulai sejak usia tatkala ia mengenal alat musik piano. Sempat merasakan sekolah musik sebentar, talentanya lebih banyak diasah secara otodidak. Bagaimana denganmu? Jika kamu ingin berkarier di dunia musik khususnya sebagai music composer, kamu bisa memulainya lewat mengikuti kelas dan kursus di berbagai sekolah musik.

Karier seorang music composer memang tidak bisa instan. Harus ada perjuangan dan latihan keras untuk bisa jago dan mampu tampil keren di persaingan yang ketat. Maka, kamu mesti benar-benar memilih bidang yang kamu geluti dan melakukannya dengan sepenuh hati. Dengan begitu, kariermu pun niscaya akan melesat tajam!

***

Nah, itu dia segala hal tentang pekerjaan seorang film music composer. Apakah kamu sudah punya keinginan untuk menjadi komposer musik film kelas dunia? Kamu bisa gabung dan membuat akun di HAHO.CO.ID untuk bergabung di dunia creativetainment Indonesia, lho!


Baca Juga:

Loh, Komposer Musik Kok Buat Jingle dan Soundtrack?

You might also like