Suka Fotografi Konser? Lihat 8 Tipsnya di Sini!

Foto seorang musisi di atas panggung. Sumber: Pexels.

Kamu pastinya pernah datang menonton suatu konser, dong. Bagi sebagian orang, mendapatkan momen untuk fotografi konser adalah hal yang paling dicari dalam sebuah aksi panggung.

Buat kamu yang doyan musik dan foto, selain mendengarkan musisi favorit, kamu juga pasti menunggu momen-momen yang sempurna untuk difoto, kan? Nah, pernah nggak, sih, kepikiran buat menekuni fotografi konser?

Tenang aja, sekarang HAHO bakal kasih kamu kumpulan tips yang oke buat fotografi konser!

Foto aksi panggung Katy Perry oleh fotografer musik ternama, Christie Goodwin. Sumber: Christie Goodwin.

Ketahui Seperti Apa Venue Konser Kamu

Sebelum datang ke venue untuk fotografi konser, akan sangat membantu kalau kamu melakukan riset lokasi. Kalau kamu belum familiar dengan lokasi konser yang akan kamu datangi, lakukanlah pencarian informasi tentang lokasi tersebut agar kamu nantinya mengetahui lighting dan ruangan seperti apa yang digunakan.

 

Riset Karakter Musisi

Penting juga untuk mengenal karakter aksi panggung musisi yang kamu kejar. Apakah musisi itu suka berlari kesana-kemari di atas panggung? Diam di satu tempat? Pengetahuan hal itu akan membantu mempersiapkan alat-alat yang harus kamu bawa dan mengetahui kapan datangnya momen-momen menarik.

Exposure yang Tepat

Dalam sebagian besar konser, ada beberapa set lampu dengan kekuatan cahaya yang berbeda-beda dan repetitif, tentunya hal ini bisa menjadi tantangan utama bagi para fotografer konser.

Jadi, tentukanlah setting yang sesuai untuk setiap kekuatan cahaya yang terlihat dalam sebuah aksi panggung. Karena memang sedikit sulit untuk menentukan exposure yang tepat, ambillah foto-foto kamu dengan format .RAW agar kamu bisa melakukan editing pada foto-foto yang underexposed atau overexposed.

 

Kamu Nggak Harus Menggunakan Flash

Kamu bisa aja dapat posisi yang nggak sesuai dengan keinginan ketika mendatangi sebuah konser, sehingga terkadang flash kamera kamu nggak memberi efek apa-apa pada objek di panggung yang ingin kamu foto.

Kalau kamu jauh dari panggung, kamu disarankan untuk mematikan fungsi flash. Tapi jika kamu dekat dengan panggung dan ingin menggunakan flash, perkirakan tingkat exposure yang sesuai untuk mendapatkan atmosfir panggung secara maksimal dan gunakan flash tersebut untuk mem-freeze gerakan musisi di atas panggung.

Foto yang diwarnai dengan atmosfir panggung secara keseluruhan. Sumber: Pexels.

 


Baca Juga: Tips Oke untuk Fotografi Landscape!


Menunggu Momen Spotlight

Fotografi konser berbeda dengan fotografi dokumenter di mana penting untuk mendapatkan foto keseluruhan objek dan atmosfir di sekitarnya. Kalau venue di mana kamu berada terlalu gelap dan kamu terlalu jauh dari panggung, tunggu hingga spotlight mengarah pada sang musisi. Dengan begitu, kamu bisa mengambil gambar objek dengan dengan dukungan cahaya yang kuat dan terfokus.

 

Cari Momen yang Dramatis dan Ikonik

Berdasarkan hasil riset, kamu bisa menemukan gerakan atau ekspresi apa saja yang menjadi “trademark” musisi incaranmu. Misalnya kalau kamu berada dalam konser musik rock ’80-an, kamu bisa menunggu dan mengambil momen di mana sang gitaris mengayunkan gitarnya. Kenali momen apa saja yang berpotensi untuk ditampilkan di atas panggung, lalu ambil fotonya yang menarik.

Foto ikonik Josh Dun (drummer 21 Pilots) jepretan Adam Elmakias. Sumber: Pinterest.

Penonton Adalah Objek yang Menarik

Kamu bisa memanfaatkan keramaian penonton dalam sebuah konser untuk memberikan kesan dramatis atau enerjik dalam kumpulan hasil-hasil fotografi konser kamu. Gunakan lensa wide-angle, pengaturan aperture pada wide (f/2.8 hingga f/4), dan pastikan kamu mematikan flash pada kamera.

Foto crowd suatu konser. Sumber: Pexels

 

Pengeditan Hasil Fotografi Konser

Pada proses ini kamu akan memilih sejumlah foto-foto terbaik dari seluruh foto yang kamu ambil sebelumnya. Pilihlah foto-foto hasil jepretan kamu yang tidak blurred dan out-of-focus. Jika perlu, hindari pemilihan foto-foto yang terlihat mirip, baik dari segi objek maupun komposisi. Kemudian, kamu bisa menggunakan berbagai software pengeditan foto seperti Adobe Photoshop atau Adobe Lightroom untuk mengedit foto sesuai dengan kreativitas kamu.

 

Daripada hanya nonton musik, lumayan, kan, kalau kamu juga bisa mengambil foto-fotonya untuk disimpan sebagai koleksi pribadi atau portofolio?

Kalau kamu ngerasa jago sebagai fotografer konser dan ingin pamer hasil jepretan kamu, ayo join di HAHO.CO.ID!

 


Baca Juga: Tips Memotret Aksi Panggung dengan Smartphone!


 

Haris Sulaiman: