Potret Keindahan Dunia Lewat Tips Fotografi Alam Ini

Alam dan segala isinya adalah objek foto favorit para fotografer yang senang bertualang. Saking asyiknya, muncul genre fotografi alam yang khusus mengabadikan pemandangan indah dunia.

Salah satu fotografer alam terkenal adalah Frans Lanting. Fotografer untuk majalah National Geographic ini sudah menjelajah dari Antartika hingga benua Afrika untuk memotret kekayaan alam yang bikin kita kagum.

Mau bisa sejago Frans Lanting? HAHO sudah rangkum beberapa tips untuk fotografi alam yang bisa kamu praktikkan sendiri!

Manfaatkan alam sekitar

Lanskap alam liar bisa dibilang adalah salah satu objek favorit bagi para fotografer. Fotografi alam memang tergolong mudah. Kamu tidak perlu susah-susah mencari objek; hanya tinggal pergi ke suatu tempat terbuka dan manfaatkan apapun yang kamu temui di sana. Gunung, sungai, atau bahkan bukit bisa kamu jadikan model untuk kamu potret. Gampang, kan?

Kamu bisa memotret apapun yang ada di alam liar. Sumber: Frans Lanting

Cari Golden Hour

Pemilihan waktu pemotretan itu penting agar hasil akhir foto kamu semakin oke! Untuk mendapatkan hasil terbaik, kamu mesti pintar-pintar memilih jam di mana sinar matahari tidak terlalu terik namun juga tidak mendung. Dalam fotografi, ada istilah Golden Hour yang dikenal untuk jam-jam tertentu di mana sinar matahari menimbulkan efek keemasan pada objek foto. Biasanya, waktu ini terjadi beberapa saat setelah matahari terbit dan sebelum matahari terbenam. Silakan dicoba, #DoGeneration!

Jika mengambil momen yang tepat, fotografi alam akan menghasilkan gambar yang mengagumkan. Salah satu contohnya adalah karya Frans Lanting yang memotret pagi hari di Namibia ini. Sumber: Frans Lanting

Baca Juga: Tips Fotografi Landscape yang Harus Kamu Perhatikan!


Tunggu momen tepat

Di alam liar, ada banyak perilaku hewan yang unik bisa kamu potret! Nah, untuk ini, kamu perlu melatih kesabaran dan kejelian melihat momen yang tepat agar kamu berhasil merekam kejadian yang paling seru. Lihat keadaan sekitar dan pahami lingkungan tempat kamu berada. Kamu pasti akan menemukan hal-hal unik yang bisa kamu abadikan!

Salah satu cara unik melakukan fotografi alam adalah menunggu momen tepat, misalnya menangkap perilaku hewan yang unik. Sumber: Frans Lanting.

Gunakan lensa panjang

Sebagai fotografer alam, banyak objek natural seperti satwa liar yang menarik untuk kamu abadikan. Namun, kita harus berada di jarak yang cukup agar kita aman dan juga tidak mengganggu aktivitas mereka. Solusinya: gunakan lensa berukuran panjang! Lensa 200-500 mm atau sering disebut lensa tele adalah lensa yang oke untuk kondisi ini. Dengan lensa ini, kamu bisa membawa kehidupan fauna liar lebih dekat ke mata!

Dengan menggunakan lensa tele, kamu bisa menangkap objek alam dari jarak yang jauh. Sumber: Frans Lanting

Lensa makro untuk detail yang maksimal

Di alam liar, banyak sekali tekstur dan pola alam yang menakjubkan. Terkadang, pola itu akan menarik jika dilihat dari jarak yang dekat. Nah, kamu bisa memanfaatkan lensa makro untuk mengabadikannya. Dengan lensa ini kamu bisa memotret tumbuhan, bunga, atau hewan dari jarak dekat sehingga kamu bisa memunculkan warna, tekstur, dan pola detail dari objek tersebut. Coba dan buktikan hasilnya deh, #DoGeneration!

Lensa makro bisa mengambil detail pola indah pada tumbuhan. Sumber: Frans Lanting

***

Sudah siap menjadi fotografer alam? Bikin akun dan bergabung ke HAHO.CO.ID yuk, #DoGeneration!


Baca Juga: Intip 5 Tips Setting Kamera Fotografer Konser


 

Albizia Akbar: