Yang Harus Dihindari dalam Rekaman Audio Film

Bikin film emang seru, tapi kadang pembuat film profesional juga kewalahan dalam tahap rekaman audio film.

Proses rekaman audio film nggak boleh diremehin. Kualitas visual yang kurang bagus atau noisy bisa aja dibilang sebagai unsur yang bikin film itu jadi “artsy,” tapi kualitas suara yang buruk? Hati-hati, hal itu bisa bikin film kamu jadi nggak enak ditonton atau bahkan bikin penonton ngerasa nggak nyaman!

Nah, apa aja yang harus kamu perhatikan dalam rekaman audio film agar produksi film kamu berjalan mulus? Yuk baca artikelnya dari HAHO!

Memperbaikinya di Tahap Post-Production

Ketika shooting, kamu disarankan untuk mendapatkan audio dialog dan sound effect yang sempurna. Kamu bisa aja melakukan ADR (Automated Dialogue Replacement) di mana kamu bisa merekam ulang dialog dan sound effect di studio, tapi hal ini bakal makan banyak biaya dan waktu.

rekaman audio film
Dapetin audio bagus ketika shooting untuk menghindari waktu dan biaya ekstra. Sumber: Borges and I.

Memakai Mikrofon Built-In Kamera

Kamu nggak bakal dapet audio dengan kualitas oke kalau hanya pake mikrofon dari kamera. Buat dapetin audio yang bagus, kamu harus pakai mikrofon yang spesifik: ultra-directional untuk lokasi luar ruangan dan directional untuk dalam ruangan.

rekaman audio film
Pakai mikrofon yang sesuai dengan lokasi shooting. Sumber: VideoBlocks.

Survey Lokasi Tanpa Sound Man

Ketika survey lokasi, kamu sebaiknya ajak juga sound man kamu. Seorang sound man profesional pasti ngerti apa aja yang harus dilakukan buat ngedapetin kualitas audio yang oke, tanpa ada gangguan gema dan reverb.

rekaman audio film
Ajak sound man kamu ketika survey lokasi shooting. Sumber: Ambient Recording.

Baca Juga: Stunt Coordinator, Jagoan Koreografi dalam Film


Siapapun Bisa Jadi Boom Operator

Pastikan kamu nggak gunain sembarang orang buat jadi boom operator. Mikrofon adalah alat elektronik yang sangat sensitif, artinya setiap gerakan atau suara yang nggak diinginkan bisa ikut terekam.

Ini juga merupakan alasan kenapa seorang boom operator menggunakan headphone setiap saat untuk hanya mendengar audio yang terekam, dan bukan tiap suara di set film.

rekaman audio film
Pastikan kamu punya boom operator yang profesional. Sumber: JW Sound.

Memakai Lagu Tanpa Mikirin Copyright

Kalau kamu ingin memakai lagu tertentu dalam film kamu, pastikan kamu dapet copyright-nya sebelum kamu memulai proses shooting atau siapkan lagu cadangan. Jangan ngeremehin copyright, karena kalau sampai kedapetan masalah ini, kamu bisa aja shooting ulang atau membuat scene yang sama sekali berbeda.

rekaman audio film
Pastikan kamu punya copyright untuk lagu yang kamu pakai. Sumber: YouTube.

Itu dia hal apa aja yang nggak bisa dianggap enteng dalam rekaman audio film.

***

Kalau kamu adalah #DoGeneration yang aktif di dunia film dan pengen lebih sering kontribusi di dalamnya, yuk gabung di HAHO.CO.ID!


Baca Juga:

Peran Score Composer, Peramu Emosi dalam Film

You might also like