Sutradara, Sang Pemikir Ulung di Balik Layar Film

TutorialHAHO Media. “Camera, roll, action!” Pasti sudah enggak asing sama teriakan khas yang satu ini kan? Yup, suara ini datang dari seseorang yang berprofesi sebagai director atau sutradara. Well, selain kasih aba-aba para aktor dan aktris untuk mulai berakting, director juga punya tugas lain, lho! Kamu tahu enggak peran lain dari profesi bergengsi ini?

Yuk intip segala hal mengenai sutradara yang jarang kita ketahui!

Seorang pemikir ulung

Dari mulai konsep, eksekusi, sama evaluasi, semuanya dipegang sama sang sutradara. Singkatnya: ia seorang pemikir ulung. Mereka memikirkan bagaimana ide sebuah adegan, apa saja properti yang perlu disiapkan, bagaimana penampilan setiap karakter, hingga siapa aktor yang pantas memainkan suatu peran.

 

“Jika kamu punya semangat untuk menjadi director, lakukanlah bahkan jika di awal filmmu tidak sukses. Saya bekerja tiga tahun membuat sebuah film yang pada akhirnya hanya menjadi sampah. Saya sangat kecewa namun begitulah sekolah film saya, dan itulah sekolah film yang murah. Ketika semua itu berakhir, saya tahu bagaimana membuat sebuah film.”

Quentin Tarantino, director.

 

Selain itu, director juga mesti bekerja dengan pekerja teknis seperti lighting, penulis skenario, sampai penata rias untuk memastikan semua elemen bekerja dengan harmonis. Intinya, semua tahapan dari mulai pra-produksi, produksi, dan paskaproduksi dikomandoi oleh sang pemikir ulung ini.

 

Beda sama produser!

Meski kerap dikira sama, director punya peran yang berbeda dengan produser, lho! Sutradara punya kuasa lebih untuk menentukan aspek artistik dan dramatik dalam sebuah film. Mereka mengarahkan kru teknis dan tentu saja para aktor dan aktris untuk memvisualkan sebuah naskah film.

HAHO - Sutradara x Produser
Meski berbeda peran, sutradara dan produser mesti saling bekerja sama dan menyamakan visi. Sumber: The Playlist

 

Sementara itu, produser lebih banyak bergerak di luar produksi film. Tugas produser lebih banyak dalam menginisasi ide, mengkoordinasi, memantau, menggalang dana produksi, merekrut kru dan aktor, sampai merancang strategi pemasaran. Jangan sampai tertukar ya!

Mesti jeli dalam detail

Seorang director mesti memperhatikan setiap detail produksi. Mereka mesti membaca, membaca, dan membaca naskah film berulang-ulang. Dengan begitu, ia bisa membantu aktor dan aktris memahami peran dan karakter yang mereka mainkan. Sutradara akan mendorong para pemeran untuk mengeluarkan kemampuan terbaik mereka!

 

HAHO - Sutradara Nolan
Seorang sutradara mesti bisa menjelaskan secara detail konsep sebuah adegan kepada para pemeran. Sumber: Highsnobiety

 

Tidak berhenti sampai di situ! Ketika proses syuting selesai dan gambar mulai disunting, director harus memantau setiap gambar adegan yang ada. Jika ada gambar yang tidak sesuai, ia bisa turun tangan menyelesaikannya. Setiap detail itu berpengaruh dan seorang sutradara mesti punya mata elang yang memantau setiap kesalahan!

Urus budget

Sutradara punya tanggung jawab untuk semua hal, termasuk soal budget syuting! Jika pendanaan diurus oleh seorang produser, maka setiap director mesti memikirkan bagaimana pengerjaan film mesti sesuai dengan alokasi budget yang sudah ditentukan. Kemampuan manajemen diuji di sini!

 

HAHO - sutradara budget
Atur keuangan dan budget syuting jadi tanggung jawab sutradara. Sumber: Movies Still

 

Enggak semua film punya kemewahan dalam mendapatkan budget yang tak terbatas, beberapa film harus berhemat secara ketat dan seorang sutradara mesti memastikan syuting tetap berjalan. Keputusan-keputusan ini termasuk merekrut artis yang sesuai anggaran sampai membuat properti yang tidak memakan banyak biaya. Apapun yang terjadi, the show must go on!

 

Bukan pekerjaan nine-to-five

Kalau kamu mendambakan pekerjaan yang punya jam kerja tetap, kamu tidak akan menemukannya di profesi ini. Ketika menggarap sebuah film, jam kerja sutradara sangat bergantung pada proses syuting. Mereka bisa jadi sangat sibuk ketika mengambil adegan dan sangat santai di proses penyuntingan gambar. Tidak jarang, waktu libur harus dilupakan ketika kesibukan proses produksi melanda di akhir pekan!

 

HAHO - Sutradara
Kesibukan profesi ini membuat seorang sutradara terkadang harus say goodbye pada libur akhir pekan. Sumber: Emaze

Dari satu film ke film lain

Sebagai insan industri kreatif, seorang sutradara mesti berkarya untuk terus eksis. Terkadang, tekanan dan rasa takut akan ketidakpastian di dunia kerja pun dirasakan oleh mereka. Maka, mereka selalu berusaha untuk memacu diri merancang dari satu film ke film lainnya. Tak jarang, seorang sutradara mulai mengerjakan sebuah film baru bahkan sebelum film yang ia kerjakan selesai!

 

***

Nah, sekarang sudah tahu soal profesi sutradara, kan? Apakah kamu masih bercita-cita jadi salah satunya? Bergabung di HAHO.CO.ID dan ayo jadi bagian industri kreatif Indonesia!

You might also like