Istirahatlah kata-kata
Istirahatlah kata-kata

Istirahatlah kata-kata

Movie
Drama, Historical
DKI Jakarta, Indonesia
26 Followers Follow
"Istirahatlah Kata-Kata (Solo, Solitude)" adalah produksi kolaborasi Yayasan Muara, KawanKawan Film, Partisipasi Indonesia, dan LimaEnam Films. Film yang mengambil kisah hidup Wiji Thukul selama masa pelarian pada tahun 1996 setelah peristiwa kerusuhan 27 Juli 1996 ini, merupakan film panjang kedua karya sutradara asal Yogyakarta, Yosep Anggi Noen. Wiji Thukul, seorang penyair yang dikenal karena kelantangannya meneriakkan ketidakadilan di masa protes politik meningkat. Ketika kerusuhan Jakarta 1996, dia dan beberapa aktivis dituduh bertanggung jawab dan dikejar aparat keamanan. Dipaksa pergi, Wiji terbang ke Pontianak di mana dia bersembunyi selama delapan bulan, kadang bersama orang asing. Di sana dia mengganti identitasnya beberapa kali, tapi masih juga menulis puisi dan cerita pendek. Sedangkan di Solo, istrinya Sipon tinggal bersama dua anak mereka di bawah pengawasan ketat. Pada Mei 1998, Wiji Thukul dianggap hilang, sebulan sebelum Suharto digulingkan oleh rakyatnya sendiri
19 January, 2017Launching
Award
2016
Winner
Piala Citra
Unggulan di Festival Film Indonesia, Indonesia
2016
Winner
Golden Hanoman Award
Film Terbaik
Contact
PUBLISHED ON

Film Indonesia yang Dirilis di Bulan Januari 2017 - HAHO Media

Film Indonesia akan merajai ranah bioskop sepanjang tahun 2017 ini! Mulai tandai kalendermu untuk jadi yang pertama menikmatinya. Simak di sini seleng...