Trailer vs Teaser vs Promo: Serupa Tapi Gak Sama

Ketika kita nyari informasi film yang akan tayang, seringkali kita cari dulu trailer film tersebut untuk memastikan film itu layak tonton apa nggak. Tapi ternyata selain trailer, ada teaser dan promo yang juga dibutuhkan dalam promosi film. Dan walau terlihat mirip, perbedaan trailer teaser dan promo cukup signifikan dalam promosi film. Apa aja sih bedanya? Yuk simak!

Trailer

Dalam dunia pemasaran film, terdapat trailer, teaser, dan promo sebagai metode utama, tapi trailer adalah bentuk periklanan film yang paling sering digunakan untuk memberikan gambaran sebuah film kepada audience dalam durasi singkat. Dalam bentuk video, sebuah trailer memberikan informasi kepada audience tentang cerita inti film kamu, siapa saja pemainnya, sutradara, dan informasi lainnya seperti potongan dialog dan tanggal rilis. Pada dasarnya, trailer film memiliki tujuan untuk menunjukkan hal-hal menarik pada audience kenapa mereka harus menonton film tersebut.

Contoh trailer film IT yang rilis September 2017 kemarin.

 


Baca Juga: Pengisi Suara dalam Industri Kreatif dan Konten Digital


Teaser

Berbeda dengan trailer yang berfungsi untuk menunjukkan gambaran film secara keseluruhan, video teaser bertujuan untuk “memancing” penonton agar mencari tahu lebih jauh soal film yang dipromosikan atau bahkan membuat mereka penasaran. Bahkan dengan merilis teaser jauh sebelum film kamu dirilis, kamu sudah berpotensi untuk membuat penonton mendiskusikan film kamu. Dalam teaser, kamu tidak selalu harus menampilkan adegan dalam film atau pemainnya dan menggunakan durasi lebih dari 30 detik. Ini dia contohnya.

Promo

Video Promo dalam pemasaran film berguna untuk mengingatkan bahwa film kamu ada di pasaran. Serupa dengan trailer, dalam video promo kamu bisa menggunakan potongan dari film kamu atau bahkan behind-the-scenes dari film yang sudah kamu buat. Jika kamu merilis video promo setelah film kamu tayang, kamu juga bisa mencantumkan komentar-komentar penonton atau kritikus tentang film kamu. Biasanya, video promo film juga ditayangkan pada media konvensional seperti televisi (TV spot) atau billboard digital. Contohnya adalah video promo film Deadpool yang dirilis tahun 2016.

***

Udah nggak bingung kan, gimana caranya membedakan antara video trailer, teaser, dan promo dalam dunia pemasaran film?

Kalau kamu punya film yang ingin dipamerkan ke publik atau punya keahlian untuk membuat video trailer, teaser, dan promo, ayo gabung di HAHO.CO.ID!

 


Baca Juga: Kriteria Poster Film yang Menarik Perhatian!


 

filmpromoteasertrailer
Comments (0)
Add Comment