Sensasi Perang yang Sesungguhnya di Film ‘Dunkirk’

Kamu pernah ngerasain berada di dalam zona perang? Atau tiba-tiba seperti ada jet tempur yang lewat hanya beberapa meter di atas kepala kamu? Itu hanyalah sedikit sensasi yang gue rasakan ketika menonton film yang satu ini. Yes, Dunkirk adalah film bergenre war/drama/action besutan seorang maestro, Christopher Nolan!

Lewat karya terbarunya ini, Nolan kembali memberikan sebuah tontonan yang tidak hanya seru, namun juga berkualitas yang memang selalu jadi ciri khas filmaker asal kota London, Inggris ini. Buat temen-temen yang belum nonton, kali ini gue bakal bahas ‘kenapa’ film ini harus kamu tonton nantinya! (WARNING: SPOILER ALERT!).

Dunkirk
(Kiri: Peta dalam film ‘Dunkirk’, sumber: warner bros – Kanan: Peta asli evakuasi di Dunkirk, sumber: PJ Mode Collection of Persuasive Cartography).

Dunkirk mungkin menjadi film Nolan yang paling sederhana. Akan tetapi film ini menghidupkan kembali salah satu peristiwa paling penting dalam sejarah perang dunia ke-II tentang evakuasi 400.000 tentara aliansi Inggris, Perancis, dan Belgia yang terkepung dan terjebak dari serangan pasukan Jerman, di sebuah kota bernama Dunkirk di Perancis.

Nah, yang membuat film ini sangat menarik adalah tiga set dalam ceritanya yang terbagi menjadi: The Mole (tanggul), The Sea (lautan), The Air (udara), dan perbedaan waktu dalam setiap set tersebut (satu minggu di tanggul, satu hari di lautan, dan satu jam di udara) yang menjadi plot utama di film ini. Kamu penasaran? Mari kita bahas satu persatu!

The Mole (tanggul)

Sebuah tanggul di pinggir pantai semenanjung kota Dunkirk dijadikan sebagai base pertahanan tentara aliansi. Di sanalah mereka semua berkumpul hanya untuk ‘bertahan dan menunggu’ hingga pertolongan tiba! Serangan musuh yang datang tiada henti menyulitkan proses evakuasi selama satu minggu. Di set inilah para aktor muda seperti Fionn Whitehead (Tommy), Aneurin Barnard (Gibson), dan yang pasti sosok yang dinanti-nanti oleh fans grup musik One Direction, Harry Styles (Alex) saling beradu peran untuk menguras emosi dan ketegangan kita sebagai penontonnya. Sedikit menyebalkan melihat karakter Alex di film ini, tapi menurut gue Harry Styles layak mendapatkan apresiasi lebih, mengingat ini adalah film perdananya dan ia memainkan perannya dengan sangat baik!

Gimana #DoGeneration? Kalian mau nggak seperti Harry Styles? Bisa nyanyi, bisa dance, dan bisa akting juga? Komplit!

dunkirk
(Debut perdana Harry Styles. Sumber foto: imdb)

The Sea (lautan)

Dalam posisi tersudut di Dunkirk, pemerintah Inggris mencari strategi  agar dapat menyelamatkan para tentara aliansi disana. Memanfaatkan warga sipil yang berprofesi sebagai nelayan, mereka dijadikan tim evakuasi penjemputan untuk membawa pulang tentara aliansi sebanyak apapun yang mereka bisa, karena tak ada satu pun kapal-kapal besar Inggris di Dunkirk yang berhasil membawa mereka pulang.

Kolaborasi aktor berpengalaman seperti Mark Rylance (Mr. Dawson), Cillian Murphy (Shivering Soldier) dan aktor-aktor muda seperti Tom Glynn-Carney (Peter) serta Barry Keoghan (George) adalah karakter kunci dalam set ini. Mereka berlayar seharian dari Inggris menuju Dunkirk untuk misi evakuasi di tengah-tengah pertempuran udara yang akan dibahas setelah ini.

dunkirk
(Kapal ‘Moonstone’ yang menyusuri lautan. Sumber foto: imdb)

The Air (udara)

 Tom Hardy (Farrier) dan Jack Lowden (Collins) adalah pilot pesawat tempur Inggris yang saling berjibaku untuk menghabisi pesawat tempur Jerman. Mereka pun layak disebut sebagai aktor kunci apakah evakuasi di Dunkirk akan berhasil atau tidak.

Pertempuran sengit selama satu jam di udara yang tak terelakkan mengharuskan mereka untuk memperhitungkan ketinggian terbang, kapasitas tangki bahan bakar, serta berapa lama lagi waktu yang tersisa, adalah sebuah komposisi yang brilian dari seorang Christopher Nolan sebagai sutradara!

Banyak mengambil gaya first person point of view atau sudut pandang cerita dari orang pertama dalam aksi di atas jet tempur, dan dalam pembuatan film ini Nolan memusatkan perhatian pada sesuatu yang “nyata” dari segala aspek. Hal ini ia lakukan dengan memasang kamera IMAX di dalam kokpit dan sayap pesawat Spitfire yang sebenarnya, serta juru kamera yang mengambang di sekitar air bersama para aktor, menjadikan sceneThe Air” sebagai salah satu yang ikonik di film ini!

dunkirk
(Tom Hardy bersiap dalam jet tempur . Sumber foto: imdb)

Film ini menyuguhkan sesuatu yang jarang dilihat sebelumnya. Baik dari sisi shot, concept art, storyboard, dan berbagai visual menarik lainnya, maka film ini layak disebut sebagai salah satu film terbaik di tahun 2017! Makin penasaran sama filmnya? Selain tiga set utama di atas, masih ada hal-hal menarik yang bisa dibahas dari film Dunkirk.


Baca juga: Yang Disayangkan Penonton Namun Menjadi Keistimewaan Film Dunkirk


Lewat film Dunkirk ini pula Christopher Nolan membawa kita kepada sebuah peristiwa penting yang jarang diangkat dalam Perang Dunia ke-II dengan durasi 106 menit di dalam sebuah kotak bernama layar teater. Saking pentingnya peristiwa ini, Nolan berani memberi headline “The Event That Shaped Our World” dalam poster-poster filmnya. Menggunakan teknik pembuatan film yang inovatif, bercerita secara visual dan memberikan sebuah tontonan yang realistis, menggoda, menggembirakan dan jarang terlihat di bioskop-bioskop modern, adalah sebuah bukti akan kejeniusan sang maestro yang membuktikan bahwa Dunkirk adalah film yang sangat layak untuk ditonton.

Buat kalian #DoGeneration yang juga seorang filmaker, maka karya-karya dari sang ‘maestro’ Christopher Nolan dapat kamu jadikan referensi untuk berkarya!


Baca Selanjutnya: Maestro ‘Gila’ itu Bernama Christopher Nolan


 

You might also like