Bekraf Sosialisasikan Draft Perpres tentang Rencana Induk Pengembangan Ekonomi Kreatif di WCCE 2018

Rilis Pres

Nusa Dua, Bali – HAHO MediaPemerintah Indonesia telah menyusun Peraturan Presiden (Perpres) tentang Rencana Induk Pengembangan Ekonomi Kreatif. Hal itu dimaksudkan untuk menciptakan iklim ekonomi kreatif yang kondusif sehingga dapat mendorong perkembangan ekonomi kreatif di Indonesia.

WCCE 2018

“Ekonomi Kreatif adalah tulang punggung ekonomi negara yang berkontribusi untuk memajukan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan,” kata Staf Ahli Menteri Kelautan, Sugeng Susanto, dalam Sosialisasi Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) mengenai Master Plan untuk Pengembangan Ekonomi Kreatif, di Nusa Dua, Bali, Kamis, 8 November 2018.

Sugeng, yang terlibat dalam Komite Antar-lembaga dalam penyusunan Perpres, berharap Perpres dapat menjadi pedoman bagi pemerintah pusat dan daerah dalam mengembangkan kreativitas dan inovasi berdasarkan sains, teknologi, dan warisan budaya. Menurutnya, proses penyusunan Perpres melibatkan para pemangku kepentingan Penta Helix yaitu akademisi, sektor bisnis, masyarakat, pemerintah dan media. Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) berkesempatan untuk mensosialisasikan draf Peraturan Presiden tentang Rencana Pengembangan Ekonomi Kreatif dalam Konferensi Dunia Ekonomi Kreatif (WCCE) di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, 6 – 8 November 2018 .

Konferensi Dunia tentang Ekonomi Kreatif (WCCE) adalah konferensi tingkat internasional pertama tentang ekonomi kreatif yang diprakarsai oleh Indonesia. Acara yang diadakan pada 6-8 November 2018 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) dihadiri oleh perwakilan dari lebih dari 30 negara dan lebih dari 1.400 peserta. Konferensi ini mengusung tema Inclusive Creative dengan mengangkat lima isu utama, yaitu kohesi sosial, regulasi, pemasaran, ekosistem, dan pembiayaan industri kreatif. Hasil WCCE juga akan merumuskan Bali Agenda yang akan diusulkan ke Majelis Umum PBB tahun depan. Hal ini diharapkan makin memperkuat ekosistem dan mendukung pengembangan ekonomi kreatif dunia, dengan mengakui bahwa dunia telah memasuki era baru.

*dilansir dari Laporan WCCE 2018 dengan judul asli “Bekraf Socialize Presidential Regulation Draft on Master Plan for Creative Economy Development at WCCE 2018” – red.

You might also like