Kaleidoskop Perfilman Indonesia 2016

Perfilman Indonesia semakin menggeliat di sepanjang tahun 2016 ini. Dari segi kualitas produksi film maupun jumlah penonton terlihat beriringan menanjak ke arah yang lebih baik. Beberapa judul film yang lahir di tahun ini berhasil menarik perhatian masyarakat Indonesia. Hingga anggapan yang menyebut orang Indonesia malas pergi ke bioskop untuk menonton film karya anak negeri terpatahkan.

Menurut data yang dilansir Tabloidbintang, sampai Oktober 2016 jumlah penonton film Indonesia di bioskop sebanyak 28 juta. Dibandingkan angka tahun lalu yang hanya 16 juta penonton, angka tersebut adalah pergerakan yang sangat bagus.

Selain itu, sederet judul film yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah perfilman internasional. Semua pekerja film dan juga penonton sama-sama memberikan kontribusi dalam industri perfilman Indonesia. Ngomong-ngomong soal pekerja film, ada satu nama aktor yang karirnya gemintang di tahun 2016 ini. Siapa dia?

Berikut HAHO merangkum kaleidoskop perfilman Indonesia 2016, yang bisa kalian simak!

1. Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 1, film paling laris di 2016
Film produksi Falcon Pictures ini berhasil menggaet 6,8 juta penonton sejak dirilis pada bulan September 2016. Angka ini adalah rekor baru dalam sejarah perfilman Indonesia, sebelumnya film Indonesia terlaris adalah Laskar Pelangi (2008) dengan jumlah penonton 4.631.841 penonton. Membuat ulang film lawas yang pernah sukses di masanya menjadi sebuah tantangan tersendiri, namun film Warkop DKI Reborn yang dibintangi oleh Abimana Aryasatya, Vino G Bastian, Tora Sudiro dan Indro ‘Warkop’ ini berhasil “menghidupkan”ciri khas komedi ala Warkop di masanya.

2. Film Ada Apa Dengan Cinta 2 paling bikin baper jagat media sosial
Kisah romansa Cinta dan Rangga memang tak pernah lekang dimakan waktu. 14 tahun berlalu sejak pertama kali dirilis, sekuel film Ada Apa dengan Cinta ini paling banyak dinanti penggemarnya. Woro-woro bahwa film ini akan dirilis saja, sudah membuat warga internet baper dengan postingan-postingan mereka. Dari mulai meme foto sampai video berseliweran di media sosial. Sejak tayang pada 28 April 2016, Ada Apa dengan Cinta 2 berhasil memikat 3,7 juta penonton. Efek film ini juga masih membuat penonton baper berkelanjutan, yaitu dengan banyaknya paket tur Rangga dan Cinta dalam menjelajah Yogyakarta yang merupakan salah satu lokasi syuting film karya kerjasama Riri Riza dan Mira Lesmana tersebut.

3. Reza Rahadian, aktor serba bisa paling bersinar di 2016

Reza Rahadian, salah satu aktor paling bersinar di tahun 2016
Sumber foto: kapanlagi

Aktor serba bisa menjadi apa saja dinobatkan kepada Reza Rahadian. Pria 29 tahun ini sudah dari beberapa tahun lalu sudah besumbangsih di industri perfilman Indonesia. Namun tahun ini, bakat aktingnya terlihat bersinar dan semakin meyakinkan bahwa ia adalah aktor serba bisa. 4 film yang dibintangi Reza diantaranya adalah Talak 3, My Stupid Boss, 3 Srikandi, Rudy Habibie. Tahun ini Reza Rahadian juga didapuk sebagai Pemeran Utama Terbaik FFI 2016.

4. Raditya Dika, penulis dan sutradara paling sukses sepanjang 2016

Raditya Dika adalah salah satu influencer dan pekerja seni serba bisa yang digandrungi para remaja. Mengawali karir sebagai penulis, ia juga menunjukkan kepiawaiannya sebagai sutradara film. Tahun ini, dua film besutan Raditya Dika yang berjudul Koala Kumal dan Hangout masuk daftar film terlaris sepanjang 2016. Menekuni genre komedi, Dika berhasil meramu teknik penulisan dan penyutradaraan dengan baik lewat film-filmnya. Saat ini film Hangout sendiri masih tayang di bioskop-bioskop Tanah Air.

5. Film Indonesia menoreh prestasi di kancah film Internasional

Film Prenjak turut memberikan sumbangsih besar bagi perfilman Indonesia setelah meraih penghargaan film pendek terbaik di Festival Film Cannes pada Mei 2016. Setelahnya film yang dalam versi bahasa Inggris berjudul In The Year of Monkey ini meraih kategori Film Pendek Asia Tenggara Terbaik dalam perhelatan Singapore International Film Festival (SGIFF) 2016.

Tak hanya Prenjak, film Headshot garapan Mo Brothers tayang pada sesi Midnight Madness di Toronto International Film Festival (TIFF) ke-41 pada September 2016, sebelum tayang di Indonesia. Selain fiputar di Toronto, film Headshot diputar di Busan International Film Festival, L’Etrange Festival Paris, Fantastic Fest, Austin Texas, Festival Beyond Fest, Los Angeles, Mayhem Film Festival Nottingham Inggris, Irish Film Institute Horrorthon, dan Rio De Janeiro International Film Festival.

Film Surat dari Praha didaftarkan pada seleksi nomine Academy Awards 2017 dalam kategori Film Berbahasa Asing atau Foreign Language Film. Film karma sutradara Angga Dwimas Sasongko ini juga sebelumnya tayang perdana di Jepang, dan Fribourg International Film Festival. 

 Semoga perfilman Indonesia di tahun 2017 semakin terus berkualitas dan semakin banyak generasi-generasi baru yang bermunculan dan menyumbang karyanya.

Maju terus perfilman Indonesia!

You might also like

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More