Mengenang Didi Petet, Guru Akting Indonesia

didi petet
Didi Petet adalah guru sejuta ilmu, hingga ia menghembuskan nafas terakhirnya

Setahun berselang sejak meninggalnya Didi Petet, nama besarnya akan selalu dikenang dan karyanya akan selalu tertulis dalam dunia lakon Tanah Air.

Semasa hidup, sosok Didi Petet banyak memberikan kontribusi untuk dunia akting dan perfilman. Tidak hanya sebagai penampil, ia juga dikenal sebagai guru akting. Almarhum Didi Petet adalah seorang guru dengan sejuta ilmu.

Seperti diketahui, almarhum Didi Petet merupakan salah satu sosok yang turut mengembangkan Jurusan Teater di Institut Kesenian Jakarta. Saat masih menempuh pendidikan di IKJ, ia bersama rekan se-almamaternya Seno A. Utoyo membentuk Teater Pantomim Sena Didi Mime. Tidak hanya di tingkat nasional, teater pantomim ini juga merambah pentas internasional. Debut internasionalnya dimulai pada tahun 1980-an di Asian Festival. Setelah lulus dari kampus IKJ, Didi masih kerap menjadi pengajar di sana.

Didi Petet juga membentuk sekolah akting bernama Didi Petet Acting School (DPAS) di Dharmawangsa Square, Jakarta Selatan. Kursus akting ini DPAS telah melahirkan banyak aktor terbaik, salah satunya pemain film Dimas Aditya. Saat ini kursus akting tersebut masih berjalan, dan pengajarnya adalah asisten almarhum semasa hidupnya.

Mulia karena Karya

Almarhum Didi Petet sudah jatuh cinta dengan dunia akting saat ia duduk di bangku SMA. Perkenalannya dengan seniman Harry Rusli membuka jalannya untuk bermain di panggung teater.

Salah Satu Karya Didi Petet di film Si kabayan
Salah Satu Karya Didi Petet di film Si kabayan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sementara, karir keartisan Didi semasa hidup dikenal sangat luas dan beragam. Gak hanya teater, Didi Petet juga menguasai layar televisi hingga layar lebar. Berbagai peran pernah ia lakoni, mulai dari Emon dalam Catatan si Boy, Kabayan dalam Si Kabayan Saba Kota, Suwito dalam Pasir Berbisik, sampai peran terakhirnya sebelum meninggal dunia yakni sebagai Kang Bahar di sinetron Preman Pensiun.

Total, semasa ia hidup sampai mengembuskan nafas terakhirnya pada 15 Mei 2015, almarhum sudah memerankan berbagai karakter dalam 51 film layar lebar. Tak hanya itu, buah prestasi dari Karya Didi semasa hidup juga menghasilkan sederet piala penghargaan bergengsi.


Baca juga: Asah Kemampuang Akting Teater Kamu Di Sini!


Emon yang Legendaris

Dari sederet karyanya, mungkin diantara kita akan selalu terkenang sosok Emon yang diperankan almarhum di film Catatan Si Boy. Ciri khas karakter tersebut yang melekat hingga saat ini adalah sapaannya pada lawan mainnya, Boy –yang diperankan oleh Onky Alexander, yaitu “Mas Boy” dengan gaya bicaranya yang khas. Berkat perannya ini, ia didapuk sebagai Aktor Terpuji Festival Film Bandung (FFB) pada tahun 1988.

Almarhum di mata sahabat dekatnya, yang juga dikenal sebagai aktor senior, Slamet Raharjo, bahwa kontribusinya di dunia akting dan perfilman Indonesia sangat besar. Didi berhasil menunjukkan bahwa akting adalah ilmu yang bisa dipelajari siapa saja.

***

Semoga kita #DoGeneration bisa mengikuti jejak karir almarhum Didi Petet di dunia akting Indonesia, ya.

Menurut kamu, siapa aktor Indonesia yang nama dan kiprahnya juga sebesar dengan almarhum Didi Petet?

 


Baca juga: 

Pengen jadi aktor komedi? Baca dulu yang di sini!

Tonton Trailer Terbaru Film-Film Indonesia Di Sini

 

 

You might also like

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More