Fera Queen: Ratu Youtuber Indonesia

Fera Queen Profile
 Fera Queen saat interview dengan HAHO (5 November 2016 – HAHO).

Fera Queen adalah musisi YouTuber yang mandiri dalam membuat konten videonya.

Kali ini HAHO mendapatkan kehormatan untuk mewawancari Fera Queen, langsung dari HAHOgarage.

Menjadi pekerja seni tidak semudah membalik telapak tangan. Selain bakat seni yang unik, diperlukan passion, konsistensi, dan dedikasi penuh untuk meraih kesuksesan. Tidak hanya itu, kecerdasan melihat peluang dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman ternyata sangat berpengaruh dalam mendongkrak karir seorang talent atau performer. Semua hal ini dapat ditemukan pada profil istimewa kita kali ini, yakni Fera Queen.

Fera Queen adalah penyanyi solo yang sangat mandiri dan melakukan semua proses kreatifnya dengan kultur DIY (Do It Yourself), tanpa mau ‘disetir’ oleh pihak ketiga. Menurut jebolan The X Factor Indonesia ini, semua karyanya adalah seratus persen hasil kejujuran hati dari dirinya.

Fera Queen dalam salah satu performancenya
Fera Queen dalam salah satu performancenya

Penyanyi yang kerap diidentikkan dengan Dolores O’Riordan dari The Cranberries karena suaranya yang khas ini, lahir pada tanggal 9 Mei 1985, di Kuningan, Jawa Barat. Karir bernyanyinya mulai menanjak pada tahun 2012, yang diawali dengan keikutsertaannya pada ajang The X Factor Indonesia season pertama hingga fase boot camp 24 besar. Fera sendiri adalah ‘siswi’ didikan Nilam Topodade (juara kontes bakat Dream Girls) dan Rudi Lamando yang dilatih selama lebih dari 7 tahun.

 

 

 

Lepas dari The X Factor Indonesia tak membuat Fera mati langkah. Ia sangat aktif dalam pembuatan cover version lagu-lagu populer dan hits. Baik lagu lokal maupun mancanegara, semua dilahap olehnya. Yang membuatnya lebih istimewa dibanding penyanyi cover version lainnya, semua videonya digarap dengan sangat profesional.

Fera adalah salah satu penyanyi yang sangat cermat dalam mengamati perkembangan teknologi dan tren. Dengan ‘mengeksploitasi’ platform teknologi yang tersedia, ia fokus menjadikan Youtube dan Facebook untuk menunjukkan hasil karyanya, yang ternyata membuat namanya jadi dikenal di Tanah Air. Hal ini akhirnya memicu banyaknya tawaran untuk perform di berbagai event musik besar di Indonesia. 

Tak berhenti hanya di situ, Fera mulai didekati berbagai perusahaan untuk bekerja sama, termasuk menjadi endorsee microphone profesional hingga smartphone yang akhirnya membantu karirnya lebih menanjak lagi. Uniknya lagi, keberhasilan Fera dalam mengemas video Youtube-nya menjadi begitu apik, membuatnya didekati banyak musisi untuk membantu mereka membuat produksi video klip.

 

Fera Queen feat. Ikmal Tobing dalam cover version Till It Hurts (Yellow Claw)
                 Fera Queen feat. Ikmal Tobing dalam cover version Till It Hurts (Yellow Claw)

 

Proses kreatif Fera juga dibantu oleh beberapa musisi kenamaan tanah air. Sebut saja Franky Sadikin, Berry (Saint Loco), Ikmal Tobing (T.R.I.A.D), Ray Prasetya, Taraz Bistara (T.R.I.A.D) yang dengan senang hati berkolaborasi dengannya untuk menghasilkan karya-karya baru. Salah satu cover versionnya yang merupakan tribute untuk Warkop DKI juga mendapatkan apresiasi luar biasa dari para pemeran utama Warkop DKI Reborn melalui profil instagram mereka.

 

Kesuksesannya di Youtube tidak membuatnya berpuas diri. Hal ini dibuktikan dengan kesibukannya dalam proses pengerjaan album pertamanya yang didukung oleh HAHO. Album ini diharapkan dapat rilis sebelum akhir tahun 2016 ini.

Statement penutup dari Fera sangat bermanfaat untuk kita semua, #DoGeneration:

“Tidak perlu terlalu ngoyo (menggebu-gebu) dalam membuat suatu karya. Cukup berkarya dan olahlah hal tersebut dengan maksimal, suatu saat pasti ada jalannya”.

 

Nah #DoGeneration, melihat dari apa yang dikatakan Fera Queen juga sesuai dengan latar belakang dibentuknya HAHO; bahwa dari latar belakang apapun kalian berasal, jangan pernah menyerah untuk memperjuangkan apa yang kalian percaya dan cintai.

***

“Kekecewaan dalam berkarya pasti pernah dirasakan semua seniman, hal yang terpenting adalah bagaimana seseorang menyikapi kekecewaan tersebut” -Fera Queen

 


Tonton di Sini:

https://youtu.be/yrMDZ4fsjmI

https://youtu.be/_XJSKPx8xhk

 

You might also like