Deretan Film Indonesia di Bulan Oktober Gembira!

Deretan film Indonesia bakal kembali memenuhi ruang-ruang bioskop di tanah air! Setelah bulan lalu ada film Pengabdi Setan yang dinilai sukses bikin penonton terhibur, film Indonesia di bulan Oktober ini bakal menjanjikan keseruan yang serupa.

HAHO sudah merangkum delapan film Indonesia di bulan Oktober ini. Kedelapan film itu dijamin penuh warna! Mereka punya kisah dan jalan cerita yang terbilang baru di kancah dunia perfilman Indonesia.

Sudah siap bersenang-senang? Lihat ulasan film Indonesia di bulan Oktober gembira berikut ini, yuk!

Merah Putih Memanggil

HAHO - Merah Putih Memanggil
Siap, laksanakan! Kehebatan kekuatan militer Indonesia bisa kamu saksikan di film Merah Putih Memanggil. Sumber: HAHO

Sebuah kapal pesiar berbendera Indonesia dibajak teroris internasional! Empat awak kapal termasuk kapten beserta tiga warga negara asing dari Prancis, Kanada, dan Korea Selatan diculik. Mereka dibawa ke suatu daerah di bagian selatan negara tetangga. Pimpinan penculik meminta tebusan yang tinggi dari negara mereka masing-masing. Bagaimana akhir kisah mereka? Cerita menegangkan itu bisa kamu temui di film Merah Putih Memanggil! Film yang disutradarai oleh Mirwan Suwarso ini menyajikan perjuangan tentara Indonesia yang berusaha membebaskan para sandera. Film Indonesia di bulan Oktober yang dibintangi oleh bintang film top seperti Prisia Nasution dan Aryo Wahab ini jadi kado manis di Hari Ulang Tahun TNI.

Jomblo

HAHO - Jomblo (2017)
Empat mahasiswa berbeda karakter disatukan oleh status jomblo mereka. Siapa di antara mereka yang bakal punya pacar duluan yaa? Sumber: HAHO

Agus (Ge Pamungkas), Bimo (Arie Kriting), Olip (Deva Mahendra), dan Doni (Richard Kyle) adalah empat mahasiswa yang punya karakter yang jauh berbeda. Namun, keempat orang ini memiliki satu persamaan: sama-sama menyandang status jomblo. Kisah-kisah unik dan kocak pun muncul dari perjuangan mereka mencari pasangan. Film reboot dari film pertama di tahun 2006 ini kembali disutradarai oleh Hanung Bramantyo. Meski merupakan film yang dibuat ulang, Jomblo (2017) bakal menghadirkan problematika percintaan dengan gaya khas milennial. Seru!

Ruqyah: The Exorcism

HAHO - Ruqyah
Diangkat dari kisah nyata, film Ruqyah: The Exorcism (2017) menggambarkan seorang artis yang dirasuki roh jahat. Sumber: HAHO

Bagaimana jika kisah nyata pengalaman mistis difilmkan? Film Ruqyah: The Exorcism adalah salah satu contohnya. Mahisa (Evan Sanders) ingin menolong seorang artis film bernama Asha (Celine Evangelista) yang merasa diganggu oleh makhluk halus. Karena terlalu banyak kejadian aneh yang dilihatnya, Mahisa yakin bahwa Asha dirasuki makhluk gaib. Setelah berkonsultasi dengan seorang ustadz, ia mencoba melakukan metode ruqyah untuk menyembuhkan Asha. Makhluk apa kira-kira yang memasuki tubuh sang artis? Benarkah ada kaitan dengan ‘benda’ mistis yang disematkan padanya? Film horor garapan Jose Purnomo ini menjanjikan keseraman sepanjang film.


Baca Juga: Jadi Filmmaker Sekelas Hollywood Kudu Punya 5 Skill Ini!


Mereka yang Tak Terlihat

HAHO - Mereka yang Tak Terlihat
Mereka yang Tak Terlihat (2017) menghadirkan pengalaman mistis yang dialami oleh seorang anak indigo. Sumber: HAHO

Sebagai seorang single parent, Lidya (Sophia Latjuba) mesti menghadapi kisah-kisah tidak masuk akal yang dialami sang putri, Saras (Estelle Linden). Sedari kecil, Saras tampak berbeda dibandingkan anak lain pada umumnya: ia seorang anak indigo yang bisa melihat mahluk-mahluk tak kasat mata. Namun hal ini dianggap tidak masuk akal oleh Lidya. Ia pun memanggil Tante Rima (Rowiena Umboh), seorang psikolog, untuk menangani Saras. Meski begitu, keanehan-keanehan terus dialami Saras. Bahkan, ia menemukan misteri kematian siswa yang ditemukan tewas bunuh diri bertahun-tahun lalu. Siap menyaksikan wujud penampakan hantu di sepanjang film? Saksikan film garapan Billy Christian ini mulai 12 Oktober 2017 di bioskop!

One Fine Day

HAHO - One Fine Day
One Fine Day (2017) menyajikan kisah cinta segitiga yang penuh drama. Sumber: HAHO

Semua berawal di Barcelona. Pertemuan tidak terduga antara Mahesa (Jefri Nichol) dan Alana (Michelle Ziudith) membuat keduanya menjadi akrab. Kekonyolan dan sifat unik Mahesa membuat Alana mulai tertarik kepadanya. Di sisi lain, Danu (Maxime Bouttier), kekasih Alana, selalu memberikan perhatian melalui barang-barang mewah. Suatu ketika Danu memergoki Mahesa dan Alana. Disutradarai oleh Asep Kusdinar, film ini bakal menghadirkan suasana indah kota Barcelona lengkap dengan dialog-dialog kecil berbahasa Spanyol.

Syaikh Abubakar

HAHO - Syaikh Abubakar
Syaikh Abubakar (2017) merupakan film biopic yang menceritakan kisah hidup sang pemimpin pesantren di Jonggol. Sumber: HAHO

Film Syaikh Abubakar (2017) adalah sebuah film yang terinspirasi dari kisah nyata lahirnya Kota Santri di Jonggol. Syaikh Abubakar sendiri merupakan seorang pemimpin pesantren yang memiliki sikap tegas namun lembut dalam menghadapi masalah. Film bergenre biopic garapan sutradara Iwan Wahab ini bakal menghadirkan wajah-wajah aktor yang lama tidak bermain peran seperti Sahrul Gunawan dan David Chalik.

Devil’s Whisper

HAHO - Devil's Whisper
Film horor psychological thriller garapan Adam Ripp yang siap bikin kamu teriak ketakutan! Sumber: HAHO

Alejandro Duran (Luca Oriel) adalah bocah berusia 15 tahun yang bercita-cita menjadi pendeta. Ia datang dari keluarga Latin yang taat beragama. Namun, suatu ketika, anak yang akrab dipanggil Alex ini menemukan kotak yang ternyata membuka jalan keluar bagi iblis jahat di dalamnya. Ia harus berjuang melawan sang iblis yang diam-diam berusaha masuk menguasai dirinya. Devil’s Whisper adalah film horor supranatural dengan gaya bercerita psychological thriller. Film produksi MD Pictures ini bekerjasama dengan perusahaan hiburan asal Amerika, Vega Baby. Meski mayoritas dibintangi oleh aktor mancanegara dan diproduksi di Amerika Serikat, ada nama Luna Maya yang berperan sebagai seorang psikiater. Rasakan sendiri terornya mulai 19 Oktober di bioskop kesayangan kamu!

Posesif

HAHO - Posesif
Kisah cinta yang manis tak selamanya berujung indah. Posesif menceritakan hubungan dua orang remaja yang nyatanya tidak selamanya berjalan baik-baik saja. Sumber: HAHO

Posesif menjanjikan jalan cerita yang segar di industri perfilman tanah air. Film ini berusaha menampilkan realita abusive relationship yang terjadi antara dua remaja. Lala (Putri Marino) menemukan cinta pertamanya pada sosok Yudhis (Adipati Dolken). Bersama Yudhis, ia menemukan harapan dan keberanian. Awalnya, apa yang dilakukan Yudhis tampak indah dan melindungi Lala. Namun, janji mereka untuk setia selamanya ternyata berbuah rumit dan berbahaya. Film bergenre drama arahan Edwin ini siap ditonton pada 29 Oktober mendatang.

***

Nah, itu delapan film Indonesia di bulan Oktober yang bisa kamu jadikan pilihan hiburan di akhir pekan. Film-film Indonesia sedang berjaya dan sudah semestinya kamu sebagai #DoGeneration turut ambil bagian mendukung dunia perfilman tanah air. Hidup film Indonesia!


Baca di Sini: Sutradara, Sang Pemikir Ulung di Balik Layar Film

You might also like

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More