Konser Spesial SLANK bersama Shopee: Nggak Ada Matinya!

“Terlalu manis untuk dilupakan, Kenangan yang indah bersamamu…tinggallah mimpi”

Profiles – HAHO Media. Siapa sih yang nggak tahu sepenggal lirik lagu Terlalu Manis dari grup musik legendaris SLANK ini? Lagu ini sudah melekat menjadi identitas bagi grup musik yang baru saja merayakan ulang tahun ke-35, Desember 2018 kemarin.

SLANK lebih dari sekedar grup musik. Mereka adalah ikon, sosok yang menginspirasi anak muda di zamannya untuk kreatif dan berkarya, bahkan hingga hari ini. Banyak musisi besar tanah air yang lahir dari markas SLANK di Potlot, sebagai salah satu sentral tempat berkumpulnya para musisi dengan berbagai latar belakang.

SLANK sendiri sudah terhitung berkali-kali melakukan pergantian personel. Sejak berdiri pada tahun 1983, SLANK tercatat sudah melakukan pergantian personel sebanyak 13 kali sebelum merilis debut album pertama mereka pada tahun 1990 yang bertajuk Suit – Suit… He-He… (Gadis Sexy). Lagu andalan di album ini adalah Maafkan yang kala itu langsung menarik perhatian dan minat kawula muda. Album pertama SLANK langsung sukses dan laris manis di pasaran, membuat SLANK berhasil meraih Penghargaan Album dengan penjualan terbaik tahun 1990 – 1991 dalam BASF Awards, kategori Musik Rock!

 

lambang SLANK
Formasi 13 SLANK

Formasi 13: Terciptanya Lambang Slank

Formasi 13 yang terdiri dari Bimbim (Drum), Kaka (Vokal), Bongky (Bass), Indra Qadarsih (Keyboard) dan Pay Siburian (Gitar), adalah formasi yang menjadi cikal bakal fondasi musik SLANK kala itu dengan ciri khas Rock N Roll, Blues dan Ballad yang sangat kental. SLANK Formasi 13 berhasil menghasilkan 5 buah album; tiga di antaranya dikerjakan bersama label, dibantu oleh Boedi Soesatio sebagai produser dan pencipta lambang SLANK saat itu. Tiga album tersebut adalah Suit – Suit… He-He… (Gadis Sexy) (1990), Kampungan (1991) dan PISS (1993). Selepas album ketiga, SLANK berpamitan dengan pihak label dan mulai bergerak secara mandiri dengan membentuk label independen yang diberi nama Pulau Biru Production. Petualangan SLANK formasi 13 sebagai band indie pun dimulai dengan album Generasi Biru (1994) dan Minoritas (1996).

Album Minoritas jugalah yang menjadi penutup sekaligus berakhirnya era SLANK formasi 13. Kala itu kecanduan akan barang haram (narkoba) masih menyelimuti semua personil SLANK. Meski sempat mendapatkan banyak rintangan terjal dalam perjalanan penggarapan album ini, secara profesional SLANK masih dapat menyelesaikan albumnya.

 

Periode Transisi SLANK

Selepas hengkangnya Bongky, Indra dan Pay, Bimbim dan Kaka tetap melanjutkan mimpi mereka bersama SLANK. Mengajak dua orang additional player yakni Ivanka (bass) dan Reynold (gitar), SLANK berhasil menelurkan satu buah album bertajuk Lagi Sedih (1997) yang rilis di awal tahun 1997. Lewat album ini, nama SLANK yang sempat turun akibat kehilangan tiga personel, berhasil menarik lagi minat pecinta musik khususnya Slankers untuk kembali antusias.

 

lambang SLANK

 

Di tengah tur panjang untuk album ini, Reynold memutuskan untuk pamit dari SLANK. Menyisakan beberapa panggung dalam tur tersebut, SLANK dan tim bergegas memilih personel pengganti yang akhirnya jatuh pada Abdee (rekomendasi Ivanka) dan Ridho (rekomendasi Lulu Ratna, eks Road Manager SLANK). Abdee dan Ridho pun bersedia membantu SLANK untuk menyelesaikan sisa tur mereka.

Tur ini pula yang menjadi cikal bakal perjalanan Abdee dan Ridho bersama SLANK. SLANK pun memutuskan untuk mengajak mereka menjadi personil tetap dan mengukuhkan SLANK formasi 14 (yang juga dikenal dengan sebutan Slank 7).

 

lambang SLANK

 

Formasi 14 adalah formasi paling solid dan awet dari SLANK yang masih bertahan hingga detik ini. Menghasilkan puluhan album, formasi ini membentuk nyawa SLANK yang baru! Meskipun secara usia para personel SLANK tak lagi muda, namun jiwa dan semangat mereka tetap bisa menaungi berbagai generasi sampai kapan pun. Terbukti, antusiasme dari penggemar fanatis mereka (Slankers & Slanky) tak pernah padam di setiap konser-konser mereka. Jumlah mereka pun semakin bertambah dan bisa dibilang SLANK adalah salah satu grup musik yang memiliki jumlah penggemar terbesar di Indonesia!

 

Konser Spesial SLANK bersama Shopee

Sebagai sebuah grup musik legendaris, penampilan SLANK pasti akan selalu dinantikan kapan saja dan dimana saja. Nah, kali ini Shopee akan menghadirkan SLANK kepada kalian semua dalam sebuah pertunjukan berjudul Konser Spesial Slank Bersama Shopee! Bertempat di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD – Tangerang, pada tanggal 31 Maret pukul 19.00 WIB, konser megah ini juga bisa disaksikan secara langsung di SCTV dan Indosiar.

Acara yang akan dipandu oleh Jessica Iskandar dan Andhika Pratama ini tidak hanya menampilkan SLANK saja, karena masih ada sederet nama-nama beken di industri musik tanah air seperti Via Vallen, Syahrini, Marion Jola, Iwa K, DJ Yasmin, Andi /Rif dan masih banyak lagi!

 

lambang SLANK

 

Eitttssss, gak cukup sampai di situ. Selain penampilan spesial dari SLANK dan deretan nama-nama beken tadi, akan ada sesi kuis Shopee dan Goyang Shopee yang dijamin spesial juga lho! Jangan sedih, karena akan banyak promo istimewa dan kejutan seru lainnya dari Shopee untuk para penonton di rumah! Tunggu apalagi? Catet tanggalnya dan siapkan smartphone kalian. Jangan lupa install aplikasi Shopee terlebih dahulu di Playstore maupun AppStore ya, guys! Jaman now gak usah ribet, karena semua pasti ada di Shopee! Sampai ketemu di KONSER SPESIAL SLANK BERSAMA SHOPEE, ya! Walaupun I miss you but I hate you, tapi Ku Tak Bisa jauh darimu juga sih… hihi

You might also like

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More