Tips Produksi Film Pendek dengan Budget Rendah

Berkat kecanggihan teknologi, budget bukan lagi jadi kendala utama dalam memproduksi sebuah film pendek.

Dengan modal seminimal mungkin, kita tetap bisa memproduksi film pendek yang menarik dan mempromosikannya ke khalayak dunia.

Contoh nyatanya adalah film Paranormal Activity yang berangkat dari film indie berbudget yang rendah, dengan teknik promosi viral dan berubah menjadi film boxoffice yang sukses. Buat kamu para pejuang film indie, simak nih tips produksi film pendek dengan budget rendah:

  1. Cerita adalah kunci paling utama

Apa yang bisa membuat orang tertarik menonton film selain cerita yang bagus? Kalau jalan cerita film bagus, penonton nggak akan peduli dengan budget yang kita keluarkan. 

Naskah cerita yang bagus harus mengandung 4 elemen yaitu, cerita harus memiliki karakter-karakter yang spesifik. Kedua, cerita yang kamu buat harus memiliki latar tempat atau background yang biasa ataupun tidak biasa dan unik. Ketiga, ada interaksi atau dialog dari karakter-karakter yang ditulis tadi. Keempat, ada benang merah yang kamu ingin angkat dari jalan cerita yang kamu buat, Kesemua elemen tersebut jika dikolaborasikan dengan benar akan menjadi alur cerita yang menarik. 

2. Lokasi

Ada dua komponen yang tergolong mahal dalam mengambil gambar, yaitu kamera dan lokasi. Membawa pemain dan kru dari lokasi ke lokasi lumayan memakan budget. Jika kamu bisa mengurangi jumlah lokasi kamu bisa menghemat budget yang lumayan. Beberapa film sukses hanya memiliki set lokasi yang sedikit seperti contohnya Reservoir Dogs karya Tarantino dan Paranormal Activity karya Orin Pelli. Mereka membuktikan bahwa setting lokasi tidak mempengaruhi kekuatan film. 

3. Pengambilan gambar

Memilih kamera yang cocok dengan naskah yang sudah dibuat mungkin jadi lebih mudah setelah mengetahui kita tidak akan memakai set lokasi yang banyak. Tapi kalaupun budget kamera masih belum maksimal kita bisa berkreativitas dengan cara lain. Misalnya selain menggunakan DSLR kita memakai kamera smartphone, atau menumpang kamera CCTV tetangga untuk adegan tindak kejahatan. Hehehe….

4. Sound

Filmmaker profesional menghabiskan banyak budget untuk memproduksi sound yang bagus untuk film. Tapi untuk kita yang ingin produksi film dengan budget rendah hal itu tentu hanya angan-angan. Untuk menyiasatinya kita bisa menambahkan efek saat mengambil gambar jika ingin efek tertentu. Atau merekam efek-efek terpisah agar hasil suara lebih clear

5. Musik

Setelah sound effect, tentu kita harus memikirkan musik atau soundtrack film. Kita bisa mengajak teman musisi untuk berkolaborasi dalam film dalam membuat soundtrack untuk memotong budget membayar musisi yang sudah terkenal. Syukur-syukur teman musisi kita memang sudah terkenal di industri musik Indonesia. 

6. Promosi di sosial media

Udah bukan rahasia umum lagi kalau media sosial adalah medium yang paling mudah untuk mempromosikan apapun itu. Manfaatkan media sosial untuk mempromosikan karya kita, buat promosi semenarik mungkin sehingga konten yang kita buat di media sosial viral. Ajak blogger untuk ikut mereview film-mu supaya kamu juga mendapatkan insight. Buat kalian yang punya film pendek, bisa promosikan di HAHO.CO.ID juga, loh! Caranya gampang, kalian tinggal sign up dan lengkapi data diri.

7. Enjoy the process 

Nikmati setiap proses saat menggarap film pendekmu, karena kerja keras sangat mempengaruhi faktor keberhasilan kamu dan film yang sedang kamu garap. Dan sebagai filmmaker kamu harus selalu ingat tujuan utama kamu membuat film. Saat kamu berhasil mempengaruhi seseorang atau menggerakkan hati seseorang, mungkin kamu sudah berhasil menikmati setiap proses pengerjaan film. 

Baca Juga:

Film Indonesia yang Bakal Dirilis di Bulan Januari 2017

Teknik Dasar Akting Ala Andy Permana

Tips Menjadi Sound Editor Handal

Tertarik Jadi Sound Editor? Baca di Sini!

You might also like

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More